Layanan Publik di Pandeglang Tak Kena Aturan WFH
- 04 Apr 2026 17:43 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Pemerintah Kabupaten Pandeglang (Pemkab Pandeglang) memberikan pengecualian khusus bagi sektor pelayanan publik dasar untuk tidak menerapkan sistem Work From Home (WFH) setiap hari Jumat. Instansi yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan vital masyarakat seperti pelayanan publik tetap diwajibkan beroperasi secara tatap muka guna menjamin kelancaran layanan di lapangan.
Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, menegaskan petugas di sektor kesehatan seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), hingga seluruh Puskesmas tetap bekerja normal. Sektor kebersihan di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga menurutnya masuk dalam daftar pengecualian mengingat urgensi penanganan sampah harian. Selain itu, Mall Pelayanan Publik (MPP) Pandeglang dipastikannya tetap membuka layanan fisik demi menjaga kemudahan akses perizinan bagi masyarakat.
| Baca juga: Kapolres Pandeglang Raih Presisi Award |
"Pelayanan publik, kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas, serta sektor kebersihan mendapat pengecualian tidak WFH. Ini merupakan pelayanan dasar masyarakat yang urgent, seperti RSUD Berkah, RS Aulia, dan seluruh puskesmas di Pandeglang tetap beroperasi fisik," katanya, Sabtu 4 April 2026.
Pengecualian ini didasari atas pertimbangan risiko keamanan dan keselamatan masyarakat yang tidak bisa diakomodasi melalui kerja jarak jauh. Kehadiran fisik tenaga medis dan petugas lapangan dinilainya sangat krusial dalam menangani situasi darurat yang mungkin terjadi sewaktu-waktu tanpa bisa diprediksi.
Namun, Iing mengatakan instansi yang dikecualikan tersebut tetap diminta melakukan penghematan energi secara internal tanpa mengurangi kualitas layanan. Penggunaan perangkat elektronik dan lampu di area kantor yang tidak diperlukan diharapkannya mulai dikurangi secara mandiri oleh setiap unit kerja. Hal ini dilakukan agar semangat penghematan energi tetap berjalan beriringan dengan komitmen pelayanan publik yang prima di Kabupaten Pandeglang.
"Kalau rumah sakit kita WFH-kan semuanya, tiba-tiba ada yang sakit, tentu akan sulit penanganannya. Jadi, unit-unit pelayanan yang mendesak tidak menjadi bagian daripada program WFH untuk menjamin layanan dasar tetap terjaga," ujarnya.
Iing pun menghimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan layanan kesehatan dan kebersihan selama kebijakan WFH ASN berlangsung setiap hari Jumat. Seluruh pusat layanan kesehatan diklaimnya akan tetap disiagakan dengan personel lengkap sesuai jadwal piket yang telah ditentukan sebelumnya.
"Pemerintah menjamin operasional pelayanan dasar tetap berjalan stabil tanpa adanya pengurangan jam operasional di fasilitas-fasilitas vital milik daerah tersebut," kata dia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....