Pemkab Lebak Koordinasi Percepatan Huntap Lebakgedong dengan Kementerian PKP
- 03 Apr 2026 21:40 WIB
- Banten
Poin Utama
- Upaya percepatan prmbangunan hunian tetap bagi warga Lebakgedong
- pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
- Percepatan juga menyangkut kepastian hidup masyarakat yang telah lama tinggal di hunian sementara.
- Direktorat Jenderal Perumahan Perdesaan, berkomitmen pemerintah pusat dalam mendukung pembangunan hunian khusus di Lebakgedong.
- program ini sangat bergantung pada kelengkapan administrasi dan kesiapan teknis yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah.
RRI.CO.ID, Lebak - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak terus mempercepat upaya pemenuhan kebutuhan hunian layak bagi warga terdampak bencana di Kecamatan Lebakgedong. Langkah ini dilakukan melalui koordinasi intensif dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terkait pemenuhan Readiness Criteria (RC) Tahun Anggaran 2026.
Upaya tersebut diwujudkan melalui audiensi bersama Direktorat Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian PKP di Ruang Rapat Gadang Lantai 2, Learning Center BTN, Jakarta, Kamis, 2 April 2026. Pertemuan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan administratif dan teknis pembangunan rumah khusus bagi masyarakat terdampak.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran Pemerintah Kabupaten Lebak hadir langsung untuk menyampaikan perkembangan dan kebutuhan di lapangan. Bupati Lebak, Moch. Hasbi Jayabaya menegaskan, pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Ia menyampaikan harapan besar kepada pemerintah pusat untuk memberikan dukungan penuh.
“Sudah menjadi prioritas utama kami, kami beserta seluruh jajaran Pemda Lebak terus melakukan percepatan pemenuhan syarat administratif dan aspek teknis lainnya dalam Readiness Criteria sehingga masyarakat Huntara Lebakgedong bisa mendapatkan haknya, yaitu hunian yang layak,” ujar Hasbi.
Menurutnya, percepatan ini tidak hanya menyangkut pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut kepastian hidup masyarakat yang telah lama tinggal di hunian sementara. Hasbi juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat agar proses pembangunan dapat berjalan tanpa hambatan berarti.
Dalam rapat tersebut, ia turut menugaskan Sekretaris Daerah Lebak, Halson Nainggolan , untuk memastikan hasil koordinasi segera ditindaklanjuti oleh seluruh perangkat daerah terkait.
“Rakor ini harus menjadi atensi utama. Saya minta seluruh jajaran segera bergerak cepat menindaklanjuti hasil yang telah disepakati,” ucapnya.
Direktorat Jenderal Perumahan Perdesaan, Imran, menyatakan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung pembangunan hunian khusus di Lebakgedong. “Tentunya program pembangunan rumah hunian khusus di Lebakgedong ini menjadi atensi kami pemerintah pusat agar segera terealisasi,” ucap Imran.
Ia menambahkan keberhasilan program ini sangat bergantung pada kelengkapan administrasi dan kesiapan teknis yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah.
Imran juga berharap agar Pemerintah Kabupaten Lebak dan Pemerintah Provinsi Banten terus memperkuat koordinasi dan mempercepat pemenuhan seluruh persyaratan Readiness Criteria.
Menurutnya, kolaborasi yang solid antar pemangku kepentingan akan menjadi kunci utama dalam mempercepat realisasi pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak bencana. Melalui koordinasi yang telah terjalin dengan baik selama ini, pemerintah optimistis pembangunan rumah khusus di Lebakgedong dapat segera dimulai dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....