Mulang Talk: Menggali Solusi untuk Membangun Ekonomi Pandeglang
- 03 Apr 2026 19:01 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang menggelar diskusi strategis bertajuk "Mulang Talk" sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-152 di Gedung Graha Pancasila, Jumat 3 April 2026. Forum diskusi tersebut menjadi wadah bagi putra daerah berprestasi untuk berbagi pengalaman dan kontribusi pemikiran guna memajukan tanah kelahiran.
Fokus utama diskusi menyoroti upaya menahan laju eksodus generasi muda ke luar daerah dengan menciptakan ekosistem ekonomi baru yang mandiri dan berdaya saing di tingkat lokal.
Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, menegaskan pentingnya semangat "Gong Salaka" atau ajakan pulang kampung bagi warga Pandeglang yang telah sukses di perantauan. Menurutnya di usia kabupaten yang sudah mencapai 152 tahun, tantangan pembangunan memerlukan kolaborasi pentaheliks yang melibatkan pemerintah, perusahaan, akademisi, media, hingga ulama. Sinergi ini dianggapnya krusial untuk menyelamatkan kondisi daerah yang sedang menghadapi berbagai kesulitan birokrasi dan ekonomi.
"Gong Salaka ini adalah ajakan pulang ke indung atau balik ke lembur bagi masyarakat yang sukses di luar untuk bersama-sama berkontribusi bagi Pandeglang. Di usia ke-152 ini, kami butuh kerjasama kolaboratif pentaheliks untuk mencari solusi terbaik karena membangun daerah ini bukan hanya tugas pemerintah semata," katanya, jumat 3 April 2026.
Salah satu putra daerah sekaligus Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, yang hadir sebagai narasumber utama menekankan pentingnya pembangunan industri menjadi kunci utama agar masyarakat tidak perlu keluar daerah mencari kerja. Ia mengatakan rencana pengembangan ekosistem ekonomi baru di kawasan transmigrasi kini tengah dikaji dengan menggandeng investor internasional, termasuk pihak Tiongkok.
"Keberadaan Tol Serang-Panimbang dipandang sebagai pendorong utama transformasi wilayah transmigrasi menjadi pusat lapangan kerja baru yang masif," ujar dia.
Menteri Iftitah menyatakan, pembangunan industri menjadi solusi konkret agar masyarakat Pandeglang memiliki daya saing dan kebanggaan untuk membangun tanah kelahirannya. Menurutnya pemerintah pusat telah menjajaki kerja sama dengan pemerintah Tiongkok terkait potensi investasi besar di Indonesia. Infrastruktur penunjang seperti Jalan Tol Serang-Panimbang dinilainya menjadi magnet utama bagi investor dalam mengembangkan kawasan ekonomi yang terintegrasi nantinya.
"Membangun ekonomi adalah satu-satunya jalan agar adik-adik mahasiswa memiliki alasan untuk tinggal dan membangun Pandeglang sendiri. Jika tersedia kawasan seribu hektare ditopang akses Tol Serang-Panimbang, kita bisa membangun ekosistem ekonomi baru di kawasan transmigrasi yang menciptakan banyak lapangan kerja baru," ujar Iftitah.
Iftitah menilai keberhasilan rencana besar ini sepenuhnya bergantung pada kesiapan pemerintah daerah dalam menyediakan lahan yang memadai. Jika kawasan seluas seribu hektare tersedia dan terjamin legalitasnya, kementerian siap memfasilitasi terciptanya ekosistem ekonomi baru yang modern. Selain industri, ia menambahkan pembangunan rumah sakit berskala besar juga menjadi bagian dari rencana strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah transmigrasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....