SDN 2 Margasari Dibobol saat Libur Sekolah, Dua Printer Raib

  • 02 Apr 2026 07:19 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang — Aksi pencurian terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Margasari, Desa Margasari, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, Banten. Peristiwa ini berlangsung saat kegiatan belajar mengajar tengah libur. Kondisi sekolah yang sepi diduga dimanfaatkan oleh pelaku untuk melancarkan aksinya. Kejadian ini pun mengejutkan pihak sekolah.

Pelaku diketahui berhasil masuk ke area sekolah dengan cara merusak pintu ruang guru. Aksi tersebut terekam jelas oleh kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di lingkungan sekolah. Salah satu guru memantau kejadian itu melalui telepon genggam. Dari situlah aksi pencurian pertama kali diketahui.

Dalam rekaman CCTV, pelaku terlihat bergerak leluasa di dalam lingkungan sekolah. Ia kemudian menuju ruang guru yang menjadi target utama. Setelah berhasil masuk, pelaku langsung mengacak-acak isi ruangan. Barang-barang di dalam ruangan tampak berantakan akibat aksi tersebut.

Pelaku tampak mencari barang-barang berharga yang mudah dibawa. Ia kemudian mengambil dua unit printer milik sekolah. Printer tersebut biasa digunakan untuk keperluan administrasi dan kegiatan belajar mengajar. Setelah itu, pelaku langsung meninggalkan lokasi.

Dua unit printer yang hilang merupakan fasilitas penting bagi sekolah. Kehilangan tersebut berdampak pada terganggunya aktivitas administrasi. Guru dan staf kesulitan dalam mengurus dokumen sekolah. Proses belajar mengajar pun ikut terdampak.

Pihak sekolah memperkirakan total kerugian akibat kejadian ini mencapai sekitar Rp10 juta. Nilai tersebut mencakup harga dua unit printer yang hilang. Selain kerugian materi, sekolah juga mengalami gangguan operasional. Hal ini cukup menyulitkan aktivitas sehari-hari di sekolah.

Salah satu guru, Rika mengungkapkan, kejadian serupa bukan pertama kali terjadi. Ia menyebut, sebelumnya juga pernah ada upaya pencurian di sekolah tersebut. Namun, pelaku saat itu belum berhasil diidentifikasi. Kondisi ini membuat pihak sekolah semakin waspada.

Rika berharap kejadian kali ini dapat segera terungkap. Pasalnya, pelaku terekam jelas dalam kamera pengawas. Ia optimistis rekaman tersebut bisa membantu pihak kepolisian. Harapannya, pelaku dapat segera ditangkap.

“Kalau yang sekarang pelakunya terekam CCTV, jadi kami berharap bisa segera ditangkap,” ujarnya.

Kasus pencurian ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian setempat. Petugas langsung melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku. Sejumlah bukti, termasuk rekaman CCTV, telah diamankan. Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dari pihak sekolah.

Pihak sekolah berharap adanya peningkatan sistem keamanan di lingkungan pendidikan. Mereka menginginkan kejadian serupa tidak kembali terulang. Pengawasan yang lebih ketat dinilai sangat diperlukan. Selain itu, kerja sama dengan aparat keamanan juga diharapkan dapat ditingkatkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....