Delegasi Weifang China Jajaki Kerja Sama dengan Kota Serang

  • 27 Mar 2026 00:33 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Peluang investasi asing mulai mengarah ke Kota Serang setelah delegasi dari China menjajaki kerja sama di sektor industri, perdagangan, dan pendidikan, termasuk rencana pengembangan kawasan di Kasemen.

Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menyambut langsung rombongan sebelum pembahasan dilanjutkan oleh jajaran pemerintah daerah. Sejumlah peluang mulai dibicarakan, mulai dari investasi hingga pertukaran di bidang pendidikan tinggi.

“Alhamdulillah hari ini bisa diterima. Dan dilanjutkan diskusi terkait apa saja yang bisa dikerjasamakan. Baik investasi, baik dari sekolah, dari sarjana S1, termasuk dosen dan mahasiswa,” ujar Budi, Kamis, 26 Maret 2026.

Ia menilai kemajuan yang dimiliki Kota Weifang dapat menjadi referensi dalam mendorong perkembangan Kota Serang, terutama di bidang teknologi dan pembangunan perkotaan.

Sekretaris Daerah Kota Serang, Nanang Saefudin, menyebut rombongan dari China datang bersama sejumlah pelaku usaha yang menunjukkan ketertarikan pada sektor industri, perdagangan, dan jasa. “Mereka datang bersama para pengusaha dan tertarik pada sektor perdagangan, jasa, dan industri,” ujarnya.

Menurutnya, Kecamatan Kasemen menjadi salah satu wilayah yang dilirik karena memiliki potensi pengembangan kawasan industri. Di wilayah tersebut, telah ada investor asal China yang tengah melakukan pembebasan lahan.

“Di Kasemen sudah ada investor dari China yang sedang membebaskan lahan sekitar 150 hektare. Mereka melihat ada peluang untuk pengembangan industri di sana,” kata Nanang.

Selain potensi lahan, faktor kedekatan budaya turut menjadi pertimbangan. Kawasan Banten Lama dinilai memiliki nilai historis yang berkaitan dengan kultur China.

“Di Banten Lama ada kelenteng, jadi ada kedekatan kultur. Itu juga menjadi salah satu daya tarik,” ujarnya.

Dari sisi kemudahan investasi, Pemkot Serang telah menerapkan sistem perizinan satu pintu untuk mempermudah proses bagi investor, dengan tetap mengacu pada regulasi yang berlaku serta koordinasi dengan pemerintah pusat.

Aksesibilitas Kota Serang juga dinilai cukup mendukung, terutama untuk distribusi logistik menuju Jakarta dengan waktu tempuh sekitar satu setengah hingga dua jam.

Delegasi dijadwalkan meninjau langsung sejumlah lokasi pada agenda lanjutan guna melihat kondisi lapangan secara lebih rinci.

Meski peluang investasi terbuka, pengembangan kawasan industri tetap mengikuti rencana tata ruang wilayah. Sejumlah lahan, khususnya pertanian, masuk dalam kategori yang dilindungi dan tidak dapat dialihfungsikan.

Selain sektor industri, peluang kerja sama juga terbuka di bidang perikanan dan jasa. Pembahasan saat ini masih berada pada tahap awal dan akan berlanjut pada pertemuan berikutnya.

Pengelolaan limbah industri turut menjadi perhatian dalam rencana pengembangan tersebut. Setiap kegiatan industri diwajibkan memenuhi ketentuan pengelolaan limbah sesuai aturan yang berlaku.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....