Open House di Lebak Ditiadakan, Warga Tetap Jaga Silaturahmi
- 21 Mar 2026 15:10 WIB
- Banten
Poin Utama
- Sholat Ied di alun alun Rangkasbitung penuh suasana kekeluargaan
- Bupati Kabupaten lebak melaksanakan sholat Ied di alun - alun Rangkasbitung
- Tidak ada kegiatan open hous pemkab Lebak pada perayaan Idul Fitri 1447H
RRI.CO.ID, Lebak - Pelaksanaan Sholat Idulfitri tingkat Kabupaten Lebak tahun ini dipusatkan di Alun-alun Rangkasbitung dan berlangsung khidmat. Ribuan masyarakat memadati lokasi sejak pagi hari untuk menunaikan ibadah bersama. Kegiatan tersebut selain dihadiri oleh Bupati Lebak, Wakil Bupati Lebak, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, dan tokoh agama.
Suasana kebersamaan terasa kuat saat seluruh jamaah melaksanakan sholat ied secara berjamaah. Momentum ini menjadi ajang mempererat ukhuwah antarwarga dan pemerintah daerah.
Namun, terdapat perbedaan dibandingkan dengan perayaan tahun-tahun sebelumnya.
Pemerintah Kabupaten Lebak tidak menggelar kegiatan open house di Pendopo Pemkab Lebak.
Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh pihak protokol pemerintah daerah kepada masyarakat. Informasi ini diumumkan sebelum dan setelah pelaksanaan sholat ied selesai.
Haji Emed dari protokol Pemkab Lebak menjelaskan kebijakan tersebut mengikuti arahan pemerintah pusat. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah harus mematuhi edaran yang berlaku.
“Sesuai dengan edaran dari pemerintah pusat, pemerintah daerah tidak melaksanakan open house Idulfitri. Maka Pemkab Lebak juga menjalankan sesuai edaran tersebut,” ujar Haji Emed.
Sebagai pengganti open house, kepala daerah Lebak menggelar kegiatan silaturahmi langsung di Alun-alun Rangkasbitung. Kegiatan ini dilakukan dengan cara bersalam-salaman bersama masyarakat usai sholat ied. Silaturahmi tersebut diikuti oleh berbagai kalangan. Mulai dari unsur pemerintahan, tokoh agama, hingga masyarakat umum turut berbaur tanpa sekat.
Momen ini tetap menghadirkan suasana hangat meski tanpa acara formal di pendopo. Banyak warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertemu langsung dengan para pemimpin daerah.
Meski demikian, sebagian masyarakat mengaku merasa kehilangan tradisi open house. Salah satunya adalah Iwan, warga Rangkasbitung. “Saya agak kecewa karena tidak ada open house seperti tahun sebelumnya. Itu biasanya jadi momen silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat,” kata Iwan.
Namun, ia juga memahami kondisi yang melatarbelakangi keputusan tersebut. Menurutnya, situasi keuangan negara saat ini menjadi pertimbangan penting.
“Tapi saya juga memaklumi, mungkin karena kondisi keuangan negara sedang tidak baik. Mudah-mudahan tahun depan bisa diadakan lagi,” ucapnya.
Iwan berharap pada perayaan Idulfitri mendatang, tradisi open house dapat kembali dilaksanakan. Ia menilai kegiatan tersebut memiliki nilai kebersamaan yang tinggi bagi masyarakat Lebak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....