Disperindag Cilegon Perketat Pengawasan Harga LPG Subsidi
- 09 Mar 2026 13:05 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon memperketat pengawasan distribusi serta harga gas LPG bersubsidi ukuran 3 kilogram di wilayahnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh LPG bersubsidi dengan harga yang sesuai dengan ketentuan pemerintah.
Pengawasan dilakukan melalui kunjungan rutin ke sejumlah pasar, agen, hingga pangkalan LPG yang tersebar di berbagai wilayah Kota Cilegon. Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak hanya memeriksa ketersediaan stok, tetapi juga memantau harga jual gas kepada masyarakat di tingkat pangkalan.
Kepala Bidang Disperindag Kota Cilegon, Didin S. Maulana, mengatakan pemerintah telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) LPG 3 kilogram sebesar Rp19 ribu per tabung di tingkat pangkalan. Ketentuan tersebut harus dipatuhi oleh seluruh pangkalan yang menyalurkan gas subsidi kepada masyarakat. “Kami rutin melakukan pengecekan ke agen dan pangkalan. Harga LPG subsidi harus dijual Rp19 ribu per tabung, tidak boleh lebih,” ujar Didin saat ditemui di Cilegon kepada RRI, Senin, 9 Maret 2026.
Meski demikian, pihaknya mengakui sempat menemukan beberapa pangkalan yang menjual LPG di atas harga yang telah ditetapkan. Terhadap temuan tersebut, Disperindag langsung memberikan pembinaan dan meminta pangkalan kembali menjual gas sesuai harga resmi yang telah ditentukan pemerintah.
Didin menjelaskan, kenaikan harga LPG biasanya terjadi ketika pasokan di pasaran berkurang sementara permintaan masyarakat meningkat. Kondisi tersebut terkadang dimanfaatkan oleh oknum pangkalan untuk menaikkan harga jual, sehingga merugikan masyarakat yang membutuhkan gas bersubsidi.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Disperindag juga mendorong peran Koperasi Merah Putih sebagai pangkalan resmi LPG di sejumlah kelurahan. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk melaporkan jika menemukan pangkalan yang menjual LPG subsidi di atas harga eceran tertinggi agar pemerintah daerah dapat segera melakukan penindakan dan memastikan distribusi LPG bersubsidi tetap tepat sasaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....