Banjir Genangi Permukiman Warga Cibeber Cilegon
- 06 Mar 2026 09:53 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Cilegon – Banjir merendam permukiman warga di Lingkungan Sambirata, Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Banten, pada Jumat, 6 Maret 2026 pagi. Bencana hidrometeorologi tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi.
Air mulai menggenangi rumah warga akibat sistem drainase yang sempit sehingga tidak mampu menampung debit air hujan. Akibatnya, air meluap dan masuk ke sejumlah rumah di kawasan tersebut.
Kepala Seksi Kedaruratan bencana BPBD Kota Cilegon, Zilyasri menyebut, ketinggian air sempat mencapai sekitar satu meter. Namun, kondisi terkini menunjukkan genangan mulai berangsur surut. Warga terdampak yang membutuhkan evakuasi langsung dibantu dengan menggunakan perahu karet.
"Kurang lebih satu meter, tapi kondisi terkini sudah berkurang di bawah satu meter, sekitar 80 sentimeter. Perahu karet yang kami sediakan ada 2, dan fiber 2, jadi total 4, sementar personil yang diterjunkan berjumlah 15 personil," kata Zilyasri kepada RRI, Jum'at, 6 Maret 2026.
Berdasarkan informasi yang diterima RRI, banjir berdampak pada ratusan warga yang tersebar di beberapa RT di Lingkungan Sambirata. Data sementara menunjukkan RT 05 dan RT 02 masing-masing terdampak sekitar 40 kepala keluarga atau sekitar 80 jiwa.
Sementara di RT 03 tercatat sekitar 25 kepala keluarga atau 50 jiwa terdampak banjir. Jumlah yang sama juga dilaporkan terjadi di RT 01 dan RT 06, masing-masing sekitar 25 kepala keluarga atau 50 jiwa.
| Baca juga: Cuaca Banten Hari Ini Didominasi Berawan |
Selain itu, di RT 04 dilaporkan sekitar 60 jiwa turut terdampak genangan air. Meski demikian, hingga saat ini tidak terdapat laporan korban jiwa akibat peristiwa banjir tersebut.
Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon bersama Polsek Cibeber, Pramuka Peduli, dan unsur masyarakat setempat langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen, pendataan, serta membantu evakuasi warga yang terdampak banjir.
Hingga pukul 07.20 WIB, air masih menggenangi sebagian permukiman warga. Beberapa warga dilaporkan masih bertahan di rumah masing-masing sambil menunggu kondisi air surut, sementara kerugian akibat banjir masih dalam proses pendataan oleh petugas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....