Bazar Ramadan di Tangsel Diserbu Warga
- 05 Mar 2026 20:23 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Tangsel - Antusiasme warga memadati lokasi Bazar Ramadan yang digelar Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di Kantor Kecamatan Serpong Utara, Kamis, 5 Maret 2026. Sejak pagi hari, ratusan warga sudah mengantre untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga jauh lebih murah dibandingkan harga pasar.
Berbagai kebutuhan pokok dijajakan di Bazar Ramadan ini. Bahkan sejumlah komoditas yang dijual dalam bazar memiliki selisih harga yang cukup signifikan dibandingkan harga di pasar. Misalnya cabai yang dijual sekitar Rp5.000 per kemasan, sementara di pasar harganya bisa mencapai belasan ribu rupiah.
Selain itu, minyak goreng juga dijual dengan harga yang lebih murah, bahkan selisihnya bisa mencapai Rp10.000 hingga Rp20.000 dibandingkan harga jual di pasar. Tak hanya menyediakan bahan pokok, bazar Ramadan juga menghadirkan berbagai produk lain seperti makanan ringan dan kebutuhan jelang Hari Raya Idulfitri.
Alia, salah seorang warga yang datang membagikan hasil buruannya pada Bazar Ramadan. Dirinya mengaku membeli minyak, beras, telur, mi instan, dan beberapa bahan pokok lainnya.
"Minyak di warung ukuran dua liter biasanya 40 ribu, tapi di sini hanya 25 ribu. Pokoknya, terbantu banget dari bazar ini," tuturnya.
Bazar ini juga diramaikan oleh para pelaku usaha yang ikut berkolaborasi. Mereka menjual bahan-bahan pokok, makanan, serta minuman dalam bentuk bundling dengan harga miring. Nayah, salah satu warga yang turut hadir membagikan hasil belanjanya di salah satu tenan tersebut.
"Alhamdulillah, masih dapat juga. Tadi saya belanja minyak, wafer, sirop, dan makanan ringan untuk anak-anak," ujar dia.
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, Bazar Ramadan ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam membantu masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan puasa.
“Bazar ini kita adakan untuk masyarakat, supaya bisa membantu meningkatkan daya beli. Di sini tersedia berbagai kebutuhan pokok seperti minyak goreng, beras, cabai, bawang, dan sembako lainnya dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Pilar.
Kegiatan bazar serentak ini digelar di tujuh kecamatan di Kota Tangerang Selatan. Tujuannya untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadan, sekaligus menjadi upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok.
Pilar menambahkan, bazar Ramadan juga menjadi salah satu strategi pemerintah daerah untuk menekan potensi inflasi yang biasanya meningkat menjelang lebaran.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa kegiatan bazar tidak selalu digelar secara rutin setiap bulan. Pemerintah tetap mempertimbangkan kondisi harga pasar agar tidak berdampak pada para pedagang.
"Kita akan lihat kondisi pasar, kalau misalkan harga memang sudah stabil, tentu kita harus menjaga keseimbangan pedagang pasar juga ya karena pedagang pedagang pasar juga mereka butuh hidup dari penjualan. Tetapi jika harga kembali naik, bazar seperti ini bisa menjadi solusi untuk menstabilkan harga,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....