Pemkab dan Kemenag Lebak Perkuat Maghrib Mengaji
- 04 Mar 2026 19:40 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Guna memperkuat pelaksanaan Magrib Mengaji di wilayah Kabupaten Lebak, Pemerintah Kabupaten Lebak bersama Kantor Kementarian Agama Kabupaten Lebak, melaksanakan rapat koordinasi membahas pengembangan Guru Magrib Mengaji tahun 2026, di ruang kerja Wabup Lebak. Dalam rapat tersebut dibahas berbagai strategi guna menjadikan program Maghrib Mengaji lebih terstruktur, merata, dan berkualitas.
Pemerintah daerah menilai program ini memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lebak akan terus memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan program tersebut.
Menurutnya, Maghrib Mengaji bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan gerakan moral dan spiritual yang harus diperkuat bersama. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi pengembangan program Maghrib Mengaji sebagai bagian dari ikhtiar bersama dalam menghasilkan generasi yang unggul dan berakhlak mulia,” ujar Amir Hamzah.
Ia menambahkan, keberhasilan program ini memerlukan sinergi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, tokoh agama, serta masyarakat. Dengan kolaborasi yang baik, pelaksanaan program diyakini akan semakin optimal.
Menurutnya, penguatan peran guru Maghrib Mengaji menjadi salah satu fokus utama dalam pembahasan. Guru-guru diharapkan mendapatkan pembinaan serta dukungan yang memadai agar mampu memberikan pembelajaran yang berkualitas.
“Kita ingin program ini berjalan lebih sistematis, dengan standar yang jelas dan kualitas pengajar yang terus meningkat,” katanya.
Selain itu, pemerataan pelaksanaan program di seluruh kecamatan di Kabupaten Lebak juga menjadi perhatian. Pemerintah daerah ingin memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal dalam pelaksanaan Maghrib Mengaji. Amir Hamzah menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pendidikan menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.
Hal tersebut selaras dengan visi pemerintah daerah dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. “Pendidikan adalah fondasi utama pembangunan. Melalui program seperti Maghrib Mengaji, kita tidak hanya membangun kecerdasan, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak generasi muda,” ucapnya.
Rapat tersebut turut dihadiri para Asisten Setda Lebak, perwakilan Kementerian Agama, organisasi keagamaan, serta Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Lebak. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan komitmen bersama dalam menyukseskan program tersebut.
Pemerintah Kabupaten Lebak berharap pengembangan Guru Maghrib Mengaji Tahun 2026 dapat berjalan sesuai rencana. Evaluasi dan pemantauan berkala juga akan dilakukan guna memastikan program berjalan efektif.
Melalui langkah strategis yang dirumuskan bersama, Pemerintah Kabupaten Lebak optimistis program Maghrib Mengaji dapat semakin berkembang dan memberikan dampak nyata bagi pembentukan generasi yang religius, berkarakter, dan berdaya saing.
Ketua Perkumpulan Guru Inpassing Nasional (PGIN) Kementerian Agama Kabupaten Lebak, Roma Haryanto, dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap pendidikan keagamaan. Mereka berharap koordinasi lintas sektor dapat terus diperkuat.
Roma menyampaikan dukungannya terhadap penguatan program tersebut, terutama dalam aspek pembinaan dan standarisasi tenaga pengajar. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama menjadi kunci keberhasilan program.
“Kami dari Bimas Islam siap bersinergi dalam pembinaan guru Maghrib Mengaji, termasuk peningkatan kompetensi dan pendampingan agar pelaksanaan di lapangan semakin optimal,” ujar Roma.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....