Harga Daging Ayam di Pasar Badak Pandeglang Fluktuatif

  • 03 Mar 2026 13:45 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang - Memasuki pekan kedua bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, pergerakan harga daging ayam potong di Pasar Badak Pandeglang menunjukkan tren fluktuatif. Harga komoditas pangan ini terpantau mengalami kenaikan dan penurunan yang cukup signifikan dalam waktu singkat, menyesuaikan dengan dinamika pasar selama bulan puasa. Kondisi ini menuntut para pedagang maupun konsumen untuk terus memantau perubahan harga setiap harinya.

Salah seorang pedagang ayam potong di Pasar Badak, Wawan, mengungkapkan bahwa pada awal Ramadan harga ayam sempat berada di harga Rp35.000 per kilogram. Namun, memasuki pekan kedua, harga kembali merangkak naik hingga menyentuh angka Rp40.000 per kilogram.

Ia mengatakan kenaikan tersebut terjadi secara bertahap seiring dengan meningkatnya aktivitas belanja masyarakat untuk kebutuhan sahur dan berbuka puasa. "Biasanya pelanggan beli dua kilogram, sekarang rata-rata hanya satu kilogram untuk menyesuaikan kecukupan anggaran mereka," ujar Wawan, Selasa 3 Maret 2026.

Menurut Wawan, fenomena naik-turunnya harga ini dipicu oleh tingginya permintaan pasar yang tidak dibarengi dengan stabilitas pasokan secara konsisten. Meski mengalami lonjakan, ia menyebut harga tersebut bersifat sementara dan cenderung akan kembali stabil dalam beberapa hari ke depan.

Faktor momentum hari besar keagamaan diakuinya menjadi motor utama yang menggerakkan grafik harga di tingkat pedagang eceran. Walau demikian, ia mengatakan kenaikan harga hingga Rp40.000 per kilogram mulai berdampak pada daya beli masyarakat di Kabupaten Pandeglang.

Wawan menjelaskan, sebagian pelanggan kini mulai menyiasati anggaran belanja dengan mengurangi kuantitas pembelian dari biasanya. Ia menilai bahwa perubahan pola konsumsi ini merupakan reaksi spontan warga terhadap kenaikan harga pangan yang terjadi secara mendadak. “Biasanya beli dua kilo, sekarang paling satu kilo,” ucapnya.

Pihak pedagang memprediksi harga daging ayam potong berpotensi akan kembali mengalami lonjakan tajam saat mendekati Hari Raya Idulfitri mendatang. Hal ini didasarinya dada siklus tahunan di mana kebutuhan protein hewani akan mencapai puncaknya menjelang lebaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....