Motivasi Ekonomi Dorong Ribuan Warga Pandeglang Bermigrasi
- 02 Mar 2026 20:37 WIB
- Banten
RRI.CO.ID , Pandeglang - Perbedaan nilai tukar rupiah dan standar upah yang menjanjikan di luar negeri menjadi magnet kuat bagi ribuan warga Kabupaten Pandeglang untuk mengadu nasib di luar negeri. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Pandeglang mencatat sekitar 15 ribu warga Pandeglang memilih bekerja di berbagai negara dengan motivasi utama meningkatkan ekonomi keluarga. Meskipun didominasi sektor informal seperti asisten rumah tangga, penghasilan yang didapat dianggap mampu mengubah taraf hidup secara cepat.
Kepala Disnakertrans Pandeglang, Mohamad Kabir mengungkapkan, motivasi warga seringkali diperkuat oleh testimoni keberhasilan kerabat maupun bujukan para sponsor. Besaran gaji di negara tujuan seperti Taiwan, Hong Kong, dan Malaysia sangat menggiurkan masyarakat dibandingkan dengan pendapatan di dalam negeri. Kondisi ini membuat minat keberangkatan warga Pandeglang tetap stabil dengan rata-rata 50 orang per bulan.
Menurutnya para sponsor memiliki peran besar dalam memberikan informasi mengenai kemudahan dan besaran upah yang akan diterima calon pekerja. Ia mengingatkan jika melalui jalur resmi, sponsor akan mengarahkan calon pekerja untuk mendapatkan rekomendasi dari Dinas Tenaga Kerja. Namun, keberadaan sponsor liar tetap diwaspadai karena berpotensi merugikan warga di kemudian hari.
"Gaji di luar negeri seperti Jepang bisa mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah, jauh lebih tinggi menjanjikan dibanding rupiah kita. Motivasi mereka berangkat biasanya didorong oleh sponsor yang meyakinkan mengenai pola pembayarannya," kata Kabir, Senin 2 Maret 2026.
Kabir menyebut sektor informal seperti pengasuh lansia dan asisten rumah tangga masih menjadi bidang yang paling banyak menyerap tenaga kerja asal Pandeglang. Meski demikian, beberapa tenaga medis dan pekerja profesional di bidang perusahaan juga mulai bermunculan di pasar kerja global. Ia menilai diversifikasi sektor kerja ini menunjukkan adanya pergeseran minat ke arah pekerjaan yang lebih formal dan berisiko rendah.
Pertumbuhan jumlah pekerja migran ini diharapkannya mampu memberikan dampak positif bagi perputaran ekonomi di Kabupaten Pandeglang. Remitansi yang dikirimkan ke daerah diharapkannya dapat dikelola menjadi usaha produktif di kampung halaman. Disnakertrans terus memantau pergerakan data pekerja migran untuk memastikan perlindungan mereka tetap menjadi prioritas utama daerah.
"Pokoknya kalau dari gaji pasti menjanjikan, namun motivasi ini harus diarahkan melalui jalur resmi. Kami men-support semua yang berminat, asalkan sesuai prosedur agar tidak susah di kemudian hari," ucap Kabir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....