Harga Sejumlah Komoditas Pangan di Lebak Naik

  • 23 Feb 2026 14:45 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Dinas Pertanian Kabupaten Lebak merilis daftar harga terbaru komoditas pangan di Pasar Rangkasbitung, Senin 23 Februari 2026. Hasil pemantauan menunjukkan adanya kenaikan harga pada sejumlah komoditas hortikultura, terutama kelompok cabai, dibandingkan periode sebelumnya. Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai rawit hijau dan cabai merah.

Fluktuasi harga ini dipengaruhi oleh faktor distribusi serta pasokan dari tingkat produsen hingga distributor utama di wilayah Banten. Meski demikian, harga beras sebagai kebutuhan pokok utama masyarakat terpantau relatif stabil. Beras kualitas I dijual Rp 13.500 per kilogram, sedangkan beras kualitas II berada di harga Rp 12.800 per kilogram.

Komoditas biji-bijian juga tidak mengalami perubahan signifikan. Jagung pipil tercatat Rp 10.000 per kilogram dan kedelai stabil di angka Rp 12.000 per kilogram. Pada sektor bumbu dapur, bawang merah mengalami kenaikan sebesar Rp 2.500 sehingga kini dijual Rp 40.000 per kilogram. Sementara itu, bawang putih masih bertahan di harga Rp 37.500 per kilogram.

Kelompok cabai menjadi penyumbang kenaikan harga terbesar pada awal pekan ini. Cabai keriting kini dibanderol Rp 46.000 per kilogram atau naik Rp 1.000 dari pencatatan sebelumnya. Cabai merah juga mengalami kenaikan sebesar Rp 2.000 menjadi Rp 55.000 per kilogram. Kondisi ini mulai dikeluhkan konsumen karena berdampak langsung pada pengeluaran harian rumah tangga.

Lonjakan lebih drastis terjadi pada cabai rawit hijau yang naik hingga Rp 5.000. Saat ini komoditas tersebut dijual Rp 60.000 per kilogram di tingkat pengecer pasar tradisional. Sementara itu, cabai rawit orange masih menjadi komoditas termahal. Setelah naik Rp 1.500, harganya kini mencapai Rp 97.500 per kilogram.

Untuk kebutuhan dapur lainnya, gula pasir dan minyak goreng terpantau stabil. Gula pasir dijual Rp 17.500 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan berada di harga Rp 15.700 per liter. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar, menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus melakukan pengawasan ketat terhadap rantai pasok komoditas pangan. Langkah ini dilakukan guna mencegah lonjakan harga yang lebih tinggi.

“Kami terus memantau pergerakan harga komoditas pertanian di pasar-pasar utama seperti Rangkasbitung. Meskipun ada kenaikan pada komoditas cabai, pasokan secara keseluruhan untuk wilayah Kabupaten Lebak masih dalam kategori aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat,” ujar Rahmat.

Ia menambahkan bahwa fluktuasi harga cabai dipengaruhi faktor cuaca dan distribusi dari sentra produksi. Namun, pihaknya optimistis harga akan berangsur stabil seiring masuknya masa panen di beberapa wilayah. Dinas Pertanian juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying. Pemerintah daerah menjamin ketersediaan stok pangan di pasar tradisional tetap terjaga dan koordinasi lintas instansi terus diperkuat demi menjaga stabilitas ekonomi Kabupaten Lebak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....