Kanwil DJPb Beberkan Alokasi APBN Banten Tahun 2025
- 23 Feb 2026 11:37 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Banten menegaskan peran strategis Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam mendorong pemulihan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Kepala Bidang Pembianaan Pelaksanaan Anggaran II Kanwil Ditjen Penbendaharaan Banten, Mohamad Zaki mengatakan, sepanjang tahun anggaran 2025, APBN telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat Banten melalui berbagai proyek pembangunan fisik dan nonfisik. Salah satunya rehabilitasi jaringan irigasi utama daerah di Banten dengan alokasi sekitar Rp560,15 miliar yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan mengurangi ketergantungan pada sistem tadah hujan.
"Selain itu, APBN juga mendukung pembangunan Universitas Syekh Nawawi Albantani dengan anggaran sekitar Rp142,69 miliar. Pemerintah pusat turut mengalokasikan dana preservasi jalan di wilayah Sumur, Jalan Daan Mogot, dan Bayah senilai kurang lebih Rp143 miliar guna memperbaiki konektivitas dan kelancaran mobilitas masyarakat," ujar Zaki kepada RRI Banten, Senin, 23 Februari 2026.
Di sektor pelayanan publik, pembangunan asrama haji di Banten mendapat alokasi anggaran sekitar Rp133 miliar. Proyek strategis lainnya adalah kelanjutan pembangunan Jalan Tol Serang–Panimbang yang ditargetkan dapat beroperasi hingga kawasan Cileles pada akhir 2026 dan tersambung penuh sampai Panimbang pada 2027 untuk mendukung pengembangan pariwisata.
Zaki juga menyoroti kinerja fiskal Banten pada awal 2026 yang menunjukkan tren positif. Hingga pertengahan Februari 2026, pendapatan negara di Banten tumbuh signifikan sebesar 26,05 persen atau mencapai Rp7,49 triliun. Pertumbuhan tertinggi berasal dari pajak dalam negeri yang melonjak hingga 35 persen, setelah sebelumnya mengalami kontraksi pada tahun lalu.
"Dari sisi belanja, realisasi APBN di awal 2026 juga tercatat ekspansif dengan pertumbuhan 15,43 persen. Belanja kementerian dan lembaga menjadi kontributor terbesar dengan pertumbuhan mencapai 27,3 persen, menandakan akselerasi pelaksanaan program pemerintah sejak awal tahun," ucap Zaki.
Zaki turut menyinggung program prioritas nasional, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat, yang dinilai berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Di Banten, cakupan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk MBG telah mencapai lebih dari 60 persen dan tersebar relatif merata di delapan kabupaten dan kota.
Ia berharap kinerja APBN yang positif ini dapat terus dipertahankan dan diiringi dengan penguatan investasi serta alternatif pembiayaan daerah, sehingga pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Banten dapat berkelanjutan.