Jurnalis Olahraga Adaptasi Era Platform Digital
- 07 Feb 2026 18:31 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Kota Serang - Insan pers olahraga dituntut meningkatkan kapasitas dan integritas dalam menyampaikan informasi guna menghadapi pesatnya perkembangan teknologi informasi serta dinamika dunia olahraga yang kian kompleks. Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Pusat resmi menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 di Hotel Le Dian, Kota Serang menekankan transformasi cara kerja wartawan agar tetap akurat, berimbang, dan edukatif di tengah gempuran platform digital.
Ketua SIWO PWI Pusat, Suryansyah, menyatakan wartawan olahraga saat ini harus memiliki standar kualitas tinggi dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. Informasi yang disampaikan tidak boleh hanya mengejar kecepatan, melainkan harus tetap berpegang teguh pada kode etik guna memberikan edukasi yang benar kepada masyarakat.
"Di tengah perkembangan teknologi informasi yang besar, wartawan olahraga dituntut kapasitas dan integritasnya. Informasi tidak hanya cepat, tapi juga akurat, berimbang, edukatif, serta mencintai kode etik," ujarnya, Sabtu 7 Februari 2026.
Transformasi organisasi SIWO menjadi badan fungsional yang lincah menjadi fokus utama dalam pembahasan program kerja satu tahun ke depan. Menurut Suryansyah Hal ini bertujuan agar program-program yang dijalankan bersifat strategis dan realistis serta berdampak langsung pada kemajuan industri olahraga nasional.
Kepala Bidang Humas KONI Pusat, Efendi, menyebut media memiliki peran strategis sebagai scouting agent yang memberikan masukan kritis bagi 81 induk cabang olahraga. KONI membutuhkan kemitraan strategis dari jurnalis yang mampu menyesuaikan diri dengan era digital untuk membantu publikasi prestasi atlet secara konstruktif.
Kolaborasi antara KONI dan SIWO di tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten-kota dinilainya perlu diperkuat guna menciptakan ekosistem informasi yang sehat. Sinergi ini mencakup pertukaran data informasi yang akurat mengenai pembinaan atlet di sentra-sentra daerah yang tersebar di seluruh Indonesia.
Ia mengatakan wartawan olahraga memiliki peran penting dalam memantau penggunaan anggaran olahraga di daerah agar tepat sasaran bagi prestasi atlet. Dorongan publikasi yang kritis diharapkannya mampu membuat pemerintah daerah lebih peduli terhadap penyediaan fasilitas olahraga yang berkualitas.
"Saya berharap ada transformasi cara kerja wartawan olahraga dengan menyesuaikan era platform KONI digital. Peningkatan kualitas kolaborasi dengan SIWO di semua tingkatan menjadi hal strategis." Katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....