Cegah Inflasi, DPKP Pandeglang Intensifkan Gerakan Pangan Murah
- 06 Feb 2026 18:39 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang mengintensifkan Gerakan Pangan Murah (GPM) setiap hari Selasa dan Minggu guna menekan laju inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Langkah strategis ini menyasar lokasi-lokasi krusial seperti lingkup kantor dinas dan pusat keramaian di Alun-Alun Pandeglang untuk menjaga keterjangkauan harga di tingkat konsumen.
Selain jadwal rutin, DPKP merancang ekspansi pelaksanaan GPM ke berbagai wilayah kecamatan yang mulai merasakan gejolak harga. Desa Cililitan di Kecamatan Picung, menjadi salah satu target sasaran DPKP berikutnya setelah sebelumnya program serupa sukses dilaksanakan di wilayah Banjar. Perluasan jangkauan ini bertujuan memastikan stabilitas harga tidak hanya terpusat di area perkotaan, namun menjangkau masyarakat di pelosok.
Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DPKP Pandeglang, Sopiah, menjelaskan bahwa selisih harga dalam program ini dipastikan berada di bawah harga pasar. Meski selisihnya hanya berkisar ratusan perak, hal tersebut dianggapnya sangat berpengaruh bagi daya beli masyarakat di tengah tren kenaikan harga pangan pokok.
"Setiap Selasa kita menggelar Gerakan Pangan Murah dan Pasar Tani di lingkup dinas, sementara hari Minggu di alun-alun. Ini salah satu upaya pengendalian inflasi dan harga di beberapa tempat," ujar Sopiah, Jumat 6 Februari 2026.
Ia menambahkan, DPKP terus memantau titik-titik koordinat yang membutuhkan intervensi pangan murah. Fleksibilitas lokasi pelaksanaan dinilai Sopiah sangat bergantung pada kondisi lapangan dan tingkat kebutuhan masyarakat terhadap komoditas strategis yang harganya mulai tidak stabil di pasar tradisional.
"Rencana besok kita di Desa Cililitan. Jadi tidak hanya di lingkup kantor, lokasi-lokasi yang memang membutuhkan akan kita sasar untuk menjaga stabilitas ini," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....