Jalan Pakuhaji–Sepatan Segera Dibangun
- 05 Feb 2026 08:10 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Tangerang - Jalan Pakuhaji–Sepatan di Kabupaten Tangerang, dipastikan akan segera dibangun. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memastikan, perbaikan Jalan Raya Pakuhaji–Sepatan telah dianggarkan dalam APBD Tahun 2026 dan saat ini tengah memasuki tahapan proses lelang sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.
“Jalan Pakuhaji–Sepatan sudah kita anggarkan tahun 2026 dan saat ini sedang dalam proses lelang. Saya minta kepada camat untuk menyosialisasikan kepada masyarakat agar bersabar karena semua tahapan harus melalui mekanisme yang berlaku,” ucap Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, usai menggelar rapat di Aula Pendopo Bupati Tangerang, Rabu, 4 Februari 2026.
Baca juga: Ratusan Lansia di Kabupaten Tangerang Diwisuda
Dia pun telah menginstruksikan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) untuk melakukan perbaikan sementara dengan penambalan menggunakan material macadam pada titik-titik jalan yang mengalami kerusakan parah, sambil menunggu proses lelang dan pelaksanaan pekerjaan secara menyeluruh, Dan meminta partisipasi pihak pengembang untuk turut membantu perbaikan sementara sebagai bentuk tanggung jawab sosial.
“Untuk sementara, sambil menunggu proses lelang, jalan-jalan yang rusak harus segera ditangani agar tetap fungsional. Saya juga minta pengembang ikut membantu melakukan penambalan, demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: Pemkab Tangerang Targetkan Punya 246 Mobil Siaga Desa
Sementara Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah menjelaskan, Jalan Raya Pakuhaji atau Gardu Tanah Merah merupakan jalan kabupaten dengan panjang sekitar 8 kilometer lebih, dengan tingkat kerusakan mencapai hampir 50 persen atau sekitar 2,8 kilometer dalam kondisi rusak berat dan rusak.
“Di APBD 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang mengalokasikan anggaran sekitar Rp7,4 miliar yang saat ini sedang dalam proses lelang. InsyaAllah kontrak pekerjaan dapat dimulai pada awal Maret 2026,” kata dia.
Baca juga: Aktivitas Galian Tanah Ilegal di Tigaraksa Ditutup
Pemkab Tangerang juga menyiapkan dukungan pendanaan lain melalui pergeseran dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk perbaikan darurat sepanjang kurang lebih 2 kilometer secara bertahap, sesuai aturan perundang-undangan.
“Untuk menjaga fungsional jalan, kami juga melibatkan pihak pengembang melalui dana CSR agar jalan tetap aman dan nyaman digunakan masyarakat sebelum perbaikan permanen dilaksanakan,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....