Pasar Murah di Lebak Hadapi Perbedaan Kebutuhan Masyarakat
- 04 Feb 2026 13:31 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Lebak - Pelaksanaan Pasar Murah Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Lebak tidak lepas dari sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait perbedaan kebutuhan masyarakat di tiap kecamatan. Kondisi geografis dan pola mata pencaharian warga memengaruhi tingkat serapan komoditas yang dijual. Hal tersebut disampaikan Kabid Perdagangan Disperindag Kabupaten Lebak, Yani dalam dialog bersama RRI Pro 1 Banten, Rabu 4 Februari 2026.
Yani menjelaskan, di beberapa wilayah yang sedang memasuki masa panen, kebutuhan masyarakat terhadap beras relatif lebih rendah. Hal ini menyebabkan sebagian stok beras tidak terserap secara maksimal di lokasi tertentu.
| Baca juga: Refleksi Muharam Perkuat Kerukunan Umat |
Baca juga: Pemkab Lebak Gelar Pasar Murah Ramadan Secara Bertahap
Sebaliknya, di wilayah yang lebih perkotaan atau memiliki keterbatasan lahan pertanian, permintaan terhadap bahan pokok justru cenderung tinggi. Perbedaan ini menjadi tantangan tersendiri karena kuota pasar murah ditetapkan relatif sama di setiap kecamatan.
| Baca juga: Bulog Perkuat RPK Tekan Inflasi Bahan Pokok |
“Di kecamatan yang sedang panen, beras kadang kurang diminati, sementara di kecamatan lain justru sangat dibutuhkan. Ini menjadi evaluasi kami karena kuota saat ini masih disamaratakan,” ujar Yani.
Baca juga: Pemkab Lebak Gelar Operasi Pasar Murah Ramadan
Selain itu, mekanisme distribusi kupon juga menjadi perhatian. Pemerintah daerah harus memastikan kupon benar-benar sampai kepada masyarakat yang menjadi sasaran utama, yakni warga kurang mampu, sekaligus mengantisipasi kupon yang tidak dimanfaatkan karena keterbatasan kemampuan membeli.
Meski demikian, Dinas Perdagangan menilai secara umum pelaksanaan pasar murah berjalan lancar. Tantangan yang muncul akan menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan kebijakan ke depan agar pelaksanaan pasar murah semakin adaptif terhadap kebutuhan riil masyarakat di masing-masing wilayah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....