Vopak Buka Suara Soal Insiden Kepulan Asap Orange

  • 03 Feb 2026 11:48 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Cilegon - Manajemen PT Vopak Terminal Merak angkat bicara terkait insiden kepulan asap oranye yang sempat memicu kepanikan warga di Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Banten pada Sabtu 31 Januari 2026. Perusahaan memastikan bahwa fenomena tersebut bukanlah akibat kebocoran tangki atau kegagalan produksi. Namun, sedang dilakukan proses pembersihan yang mengakibatkan pelepasan uap yang berwarna oranye ke udara dari Kempu yang dipakai untuk menampung sisa pembersihan produk atau bahan kimia cair tersebut. 

Meski demikian, dampak dari asap berbau menyengat tersebut sempat membuat 58 warga, termasuk lansia dan anak-anak, dilarikan ke puskesmas karena mengalami sesak napas dan pusing. HRD PT Vopak Terminal Merak, Ajeng menyampaikan, saat ini aktivitas di PT Vopak Terminal Merak sudah kembali normal dan beroperasi seperti biasanya.  

Adapun mengenai warga yang terdampak, Ajeng menyatakan pihaknya telah melakukan monitoring langsung ke masyarakat yang tinggal di RT 02 Kalibaru dengan didampingi oleh Ketua RT 02, Plt. Lurah Gerem, dan Bhabinkamtibmas Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon.  “Kegiatan ini dari perusahaan melakukan monitoring ke masyarakat, untuk memastikan kondisi masyarakat yang terkena uap kemarin. Kami juga melakukan sosialisasi bila ada keluhan, agar masyarakat segera mendatangi fasilitas kesehatan yang terdekat,” kata Ajeng kepada wartawan, Senin 2 Februari 2026.

Ajeng menyampaikan, berdasarkan laporan Dari Puskesmas setempat, ada sekitar 58 warga yang terdampak insiden kepulan asap oranye di PT Vopak beberapa hari lalu. Dimana, dari 58 orang itu terdapat 3 orang yang harus dilarikan ke rumah sakit untuk ditangani lebih lanjut. “Kemarin itu data dari Puskesmas itu 58 orang, tiga orang dibawa ke Rumah Sakit dan Alhamdulillah sekarang semuanya sudah dalam keadaan yang baik,” ujar Ajeng.

Meski demikian, Ajeng menyampaikan kepada masyarakat yang terdampak apabila masih merasa ada keluhan agar segera melakukan pemeriksaan kesehatan ke Puskesmas maupun Rumah Sakit terdekat. Lantaran, pihaknya sudah berkoordinasi dengan beberapa rumah sakit untuk melayani masyarakat yang terdampak kepulan asap PT Vopak.  “Prioritas kami keselamatan warga dan keselamatan operasional kami juga. Semoga kedatangan kami masyarakat tidak ada rasa khawatir dan sekarang sudah membaik,” katanya.

Sementara, Ketua RT 02 Kalibaru, Erik mengapresiasi langkah PT Vopak yang bergerak cepat terhadap masyarakat yang terdampak. Sehingga, masyarakat yang terdampak kepulan asap kuning dari PT Vopak segera ditangani secara medis dan susah kembali normal. “Kami sangat memberikan apresiasi, yang setinggi-tingginya kepada PT Vopak atas kecepatanya tentang masalah insiden kemarin. Sehingga, warga kami dapat dengan segera tertangani,” ucap Erik.

Erik menyatakan, Lingkungan Kalibaru merupakan lokasi terdekat dengan PT Vopak. Sehingga, banyak warga yang terdampak kepulan asap tersebut. Oleh karena itu, Erik meminta kepada manajemen PT Vopak agar mengevaluasi lagi kinerja karyawan agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.“Iya betul lokasi paling terdekat. Kemarin warga saya ada 58 yang terdampak dan sudah ditangani di klinik dan rumah sakit. Yang ke rumah sakit pun Alhamdulillah sudah pulang,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....