Wagub Banten Apresiasi Pengabdian Dokter di Banten

  • 31 Jan 2026 21:56 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Tangerang - Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengapresiasi tugas serta peran para dokter yang selama ini mengabdi di dunia kesehatan. Ia menyebut dokter sebagai pahlawan kesehatan karena dedikasi dan pengabdiannya dalam merawat pasien.

Hal itu disampaikan Dimyati saat membuka Kongres Nasional V Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) di Hotel Novotel, Kota Tangerang, Sabtu 31 Januari 2026.

Diketahui, Provinsi Banten menjadi tuan rumah dengan peserta kongres yang berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

“Saya mengapresiasi para dokter. Semoga dokter terus jaya, dokter terus hebat, dokter terus kuat, dan dokter juga harus lebih sehat dibandingkan pasien, harus lebih sehat dibandingkan masyarakat biasa,” ucap Dimyati dalam sambutannya.

Wagub Dimyati menyatakan dokter merupakan profesional yang memiliki pengetahuan di bidang kesehatan dan bekerja secara ilmiah dalam melayani pasien. Menurutnya, semangat seorang dokter mampu memberikan kekuatan bagi pasien untuk kembali sehat. Kata-kata dokter pun dinilai dapat mempengaruhi kondisi pasien.

“Dokter juga belajar tanpa batas. Kenapa? Karena masalah penyakit banyak sekali yang berbeda-beda dari tahun ke tahun. Tapi dokter menguasai itu. Dia belajar terus akhirnya bisa melawan penyakit,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Presidium Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PP PDUI) Nurhadji Abdullah Kastari mengatakan, dokter umum merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan di Indonesia. Tugas dokter umum tidak hanya bersifat kuratif, tetapi juga memiliki fungsi preventif dan promotif.

“Karena dengan preventif-promotif itu kita bisa meningkatkan derajat kesehatan bangsa, menjaga kesehatan rakyat. Kalau kita hanya kuratif saja, justru kita hanya menunggu yang sakit. Peran itu yang perlu diperkuat oleh dokter umum, yaitu preventif-promotif,” ujarnya.

Nurhadji menyampaikan, jumlah dokter umum sangat banyak, tetapi distribusinya belum merata. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara PDUI dan pemerintah untuk pemerataan tenaga dokter. Saat ini jumlah dokter umum mencapai sekitar 160 ribu orang.

“Setiap tahun, dengan adanya fakultas kedokteran baru yang terus bertambah, diprediksi sekitar dua belas ribu lulusan per tahun, ke depan bisa lima belas ribu bahkan lebih,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....