Alun-alun Jadi Lokasi Launching Serang Mengaji
- 31 Jan 2026 18:32 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Pemerintah Kota Serang tengah menyiapkan pelaksanaan Gebyar sekaligus launching program Serang Mengaji yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Februari, menjelang bulan Ramadan. Kegiatan ini dirancang melibatkan sekitar 10.000 peserta dari berbagai kalangan.
Asisten Daerah I Kota Serang, Subagyo, mengatakan persiapan difokuskan pada penentuan lokasi, waktu pelaksanaan, serta dukungan teknis kegiatan agar acara dapat berjalan efektif dan aman.
“Rencananya dilaksanakan tanggal 13 Februari sebelum Ramadan. Untuk tempat masih ada beberapa alternatif dan belum final,” ujar Subagyo, Sabtu, 31 Januari 2026.
Sejumlah lokasi disiapkan sebagai opsi, dengan Alun-alun Kota Serang menjadi alternatif utama. Lokasi tersebut dinilai mampu menampung jumlah peserta yang besar serta lebih aman dari sisi pengaturan lalu lintas dan pengamanan.
“Dengan peserta kurang lebih 10.000 orang, faktor keamanan jadi pertimbangan. Kalau di lokasi yang berada di jalur jalan, tentu harus lebih diantisipasi,” katanya.
Selain alun-alun, opsi lain yang disiapkan yakni Masjid Agung Ats-Tsauroh. Dari sisi pembiayaan, Subagyo menyebut kegiatan ini belum memiliki alokasi anggaran dalam APBD.
Oleh karena itu, pelaksanaan akan didukung melalui CSR dan kontribusi dari berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap penguatan budaya mengaji Al-Qur’an.
“Banyak pihak yang punya semangat yang sama untuk mendukung program Serang Mengaji, termasuk kontribusi dari badan-badan yang bergerak di bidang Al-Qur’an,” katanya.
Rangkaian kegiatan direncanakan meliputi pawai, gerakan One Man One Juz, serta pelantikan pengurus Satgas Serang Mengaji. Launching program juga direncanakan dihadiri Wali Kota Serang dan Gubernur Banten.
Terkait waktu pelaksanaan, panitia masih mempertimbangkan kegiatan digelar pada sore atau malam hari. Hal ini berkaitan dengan keterlibatan pelajar SMP, madrasah, santri pesantren, serta pertimbangan keamanan.
“Kalau melibatkan anak-anak, tentu pengamanan harus benar-benar diperhatikan. Ada masukan agar kegiatan tidak terlalu malam,” ucap Subagyo.
Pembahasan lanjutan akan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai rencana, mencakup kesiapan lokasi, waktu pelaksanaan, hingga dukungan teknis lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....