Wisata Air Sungai Cibanten Resmi Diperkenalkan ke Publik
- 31 Jan 2026 13:40 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Kali Cibanten resmi diperkenalkan sebagai destinasi wisata air melalui kegiatan soft launching yang digelar di Jembatan Kidemang, Kelurahan Unyur, Kota Serang, Sabtu, 31 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal pemanfaatan sungai sebagai ruang wisata edukasi, olahraga air, sekaligus pelestarian lingkungan.
Soft launching Wisata Air Kali Cibanten merupakan hasil kolaborasi Komunitas Peduli Sungai Banten (KPSB) bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Serang, Dinas Pariwisata Provinsi Banten, serta Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau–Ciujung–Cidurian (BBWSC3).
Baca juga: Federasi Arum Jeram Dorong Pengembangan Wisata Sungai Cibanten
Rangkaian kegiatan diawali dengan susur sungai menggunakan perahu karet menyusuri aliran Kali Cibanten. Peserta melintasi sejumlah titik bantaran sungai yang memiliki nilai sejarah, sekaligus memantau langsung kondisi kebersihan dan lingkungan sekitar sungai.
Ketua Komunitas Peduli Sungai Banten, Lulu Jamaludin mengatakan, pengembangan wisata air ini tidak hanya berorientasi pada rekreasi, tetapi juga edukasi lingkungan dan sejarah kawasan Banten Lama. Menurutnya, sungai memiliki peran penting sebagai ruang hidup masyarakat yang perlu dijaga bersama.
“Kali Cibanten punya nilai sejarah dan potensi besar. Lewat wisata air ini, masyarakat diajak mengenal sungai sekaligus menjaga kebersihannya,” ujar Lulu, Sabtu, 31 Januari 2026.
Baca juga: Sungai Cibanten Didorong Jadi Wisata dan Konservasi
Lulu menambahkan, jalur susur sungai Kali Cibanten yang ditempuh sepanjang kurang lebih empat kilometer sebelumnya memakan waktu hingga lima jam dari Kidemang sampai Kenari. Namun, pada kegiatan kali ini perjalanan dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari satu jam, meski masih kerap terhambat oleh sampah dan material yang terbawa arus hujan.
“Hambatan utama di sungai saat ini masih sampah dan material yang membusuk akibat hujan deras. Itu yang mengganggu laju perahu,” ujarnya.
Ke depan, pengembangan Wisata Air Kali Cibanten akan difokuskan pada wisata edukasi, sejarah, dan aktivitas rekreasi air yang ramah lingkungan. KPSB juga telah berkoordinasi dengan BBWSC3 terkait pengelolaan aliran sungai dan rencana kerja sama pengembangan wisata air, termasuk pemisahan zona arung jeram di bagian hulu dan wisata edukasi di wilayah hilir.
Baca juga: Hidupkan Kembali Peradaban Sungai Cibanten Lewat Sasaka Cibanten
“Konsepnya bukan hanya wisata, tapi mengenalkan sungai, sejarah, dan tanggung jawab menjaga lingkungan,” kata Lulu.
Terkait kunjungan wisatawan pasca-soft launching, Lulu menjelaskan Wisata Air Kali Cibanten terbuka bagi masyarakat yang ingin mencoba aktivitas susur sungai. Wisatawan dapat mengikuti kegiatan wisata air dengan pendampingan relawan yang telah disiapkan.
“Kita siapkan teman-teman relawan, termasuk dari pramuka. Wisatawan bisa datang dan menyesuaikan jadwal, tergantung debit air di hulu,” kata Lulu.
Baca juga: Gubernur Beri Apresiasi Aksi Bersih Sungai Cibanten
Ketua TP PKK Kota Serang, Arfina Rustandi, yang turut serta dalam kegiatan susur sungai, mengapresiasi kolaborasi lintas komunitas dan instansi dalam soft launching Wisata Air Kali Cibanten. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi sarana efektif untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai.
Arfina mengajak masyarakat Kota Serang untuk lebih peduli terhadap lingkungan, khususnya dengan tidak membuang sampah ke sungai maupun bantaran. Menurutnya, kebersihan sungai menjadi kunci agar wisata air dapat berjalan dengan aman dan berkelanjutan.
“Kalau sungainya bersih, manfaatnya bisa dirasakan bersama. Wisata air bisa berkembang dan lingkungan tetap terjaga,” ujar Arfina.