Guru PPPK Paruh Waktu Bantu KBM di Cilegon
- 30 Jan 2026 14:37 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Cilegon - Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu sangat membantu kegiatan belajar mengajar (KBM) di Kota Cilegon. Demikian diungkapkan kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon, Heni Anita Susila kepada wartawan, Jumat 30 Januari 2026.
Heni menyebut, meskipun tenaga pengajar atau guru di Kota Cilegon masih ada kekurangan. Namun, dengan adanya guru PPPK Paruh Waktu sangat membantu aktivitas belajar mengajar di sekolah yang ada di Kota Cilegon.
“Kalau guru iya, tetapi ini sudah terisi oleh guru PPPK Paruh Waktu. Insyaallah Allah dengan adanya guru Paruh Waktu ini membantu sekali kekurangan guru,” ucap Heni.
Heni menyampaikan, kekurangan tenaga pengajar di Kota Cilegon, diakibatkan oleh adanya tenaga guru yang sudah purna bakti dan meninggal dunia. “Ada yang sudah purna bakti, ada juga yang sudah meninggal. Jadi dengan adanya guru PPPK Paruh Waktu ini sangat membantu sekali,” ujar Heni.
Menurut Heni, kebutuhan tenaga pengajar di Kota Cilegon, tergantung kebutuhan di sekolah masing-masing. Namun, idealnya kebutuhan guru di Kota Cilegon, masing-masing dibutuhkan guru kelas, guru PJOK, Guru Agama, dan guru muatan lokal. Seperti guru silat, bahasa jawa dan bahasa Inggris.
“Tenaga guru itu melihat kebutuhan sekolah, kalau di sekolah itu ada sembilan Rombongan Belajar (Rombel). Berarti ada 9 guru kelas, PJOK, guru agama, dan guru muatan lokal seperti guru silat, bahasa Jawa, dan bahasa Inggris,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....