Investasi Singapura Mendominasi, Serapan Tenaga Kerja Pandeglang

  • 23 Jan 2026 14:15 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Pandeglang - Aliran modal asing ke Kabupaten Pandeglang sepanjang tahun 2025 memberikan dampak langsung terhadap sektor ketenagakerjaan. Tercatat sebanyak 2.054 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) terserap melalui berbagai proyek investasi. Meskipun serapan tenaga kerja fluktuatif di tiap triwulan dengan puncak tertinggi pada triwulan kedua sebanyak 986 orang, angka ini menjadi indikator penting keberhasilan pembangunan ekonomi daerah.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pandeglang mencatata Negara Singapura sebagai investor asing terbesar dengan nilai investasi mencapai Rp 272,39 miliar. Posisi selanjutnya ditempati oleh Denmark sebesar Rp 8,43 miliar dan Republik Rakyat Tiongkok senilai Rp 3,76 miliar.

Penata Kelola Penanaman Modal pada DPMPTSP Pandeglang, Dhania menilai tingginya minat negara asing ini membuktikan potensi sumber daya di Pandeglang, khususnya pada sektor tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan yang menyerap modal Rp 189,40 miliar. "Capaian total 1,197 triliun ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor kepada Pemerintah Kabupaten Pandeglang. Investor dari luar percaya bisa menginvestasikan modalnya di sini," kata Dhania, Jumat. 23 Januari 2026.

Di balik kesuksesan tersebut, DPMPTSP tetap mewaspadai ancaman pembekuan usaha bagi pelaku industri yang lalai. Menurut Dhania kini Pemerintah pusat tidak lagi mentoleransi keterlambatan pelaporan LKPM triwulanan. Tekanan regulasi ini menjadi "pisau bermata dua" yang di satu sisi meningkatkan validitas data, namun di sisi lain menjadi beban administratif bagi pelaku usaha kecil.

Sektor perdagangan dan reparasi turut memberikan kontribusi sebesar Rp 109,57 miliar, sedangkan sektor listrik, gas, dan air menyumbang Rp 145,29 miliar. Total terdapat 358 pelaku usaha yang menggerakkan roda investasi di Pandeglang sepanjang tahun 2025.

Sebaran investasi ini dinilai mulai merata meski sektor industri makanan masih menjadi primadona utama. "Kita menekankan pemberian fasilitasi insentif dan kemudahan, khususnya itu, supaya investor lebih giat lagi berinvestasi di Pandeglang," ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....