Realisasi Investasi Pandeglang Tembus Rp 1,197 Triliun
- 23 Jan 2026 13:47 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Capaian investasi di Kabupaten Pandeglang pada tahun 2025 menembus angka Rp 1,197 triliun. Nilai ini melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp 707 miliar, atau mencapai persentase capaian 169,4 persen. Pertumbuhan ini menjadi tren positif ekonomi daerah dengan kenaikan signifikan sebesar 36,3 persen dibandingkan tahun 2024 yang hanya menyentuh Rp 878,5 miliar.
Penata kelola Penanaman Modal pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pandeglang, Dhania, mengungkapkan kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya kesadaran pelaku usaha dalam melaporkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). "Kesadaran pelaku usaha melaporkan investasi meningkat karena adanya teguran dari pusat terkait LKPM setiap triwulan. Bilamana tidak melapor, ada sanksi berupa surat peringatan hingga pembekuan kegiatan usaha," ujarnya, Jumat, 23 Januari 2026.
Pengawasan ketat dari pemerintah pusat pun menurutnya berperan besar dalam mendorong kedisiplinan tersebut. Pelaku usaha kini lebih proaktif demi menghindari sanksi administratif yang mulai diberlakukan secara tegas.
DPMPTSP mencatat data realisasi investasi didominasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar 75,9 persen atau senilai Rp 909,46 miliar. Sementara itu, Penanaman Modal Asing (PMA) menyumbang 24,1 persen dengan nilai Rp 288,47 miliar. Sedangkan sektor industri makanan menjadi kontributor terbesar dengan capaian Rp 261,39 miliar, disusul sektor perumahan dan perkantoran sebesar Rp 214,65 miliar.
Meski angka investasi melonjak, tantangan terkait iklim investasi yang kompetitif tetap menjadi perhatian DPMPTSP. DPMPTSP menilai peningkatan realisasi ini merupakan bentuk evaluasi positif atas kepercayaan investor. Hal tersebut sekaligus menjadi sinyal bagi pemerintah daerah untuk terus menjaga stabilitas keamanan dan kepastian hukum bagi para pemilik modal.
Untuk mempertahankan tren positif ini, Pemerintah Kabupaten Pandeglang menyiapkan strategi khusus melalui pemberian fasilitas insentif. Kemudahan perizinan menjadi prioritas utama guna memastikan investor merasa nyaman menanamkan modalnya di wilayah ini.
Strategi tersebut diharapkan mampu menarik lebih banyak proyek baru selain dari 3.195 proyek yang sudah berjalan. "Langkah kedepan adalah pemberian fasilitasi insentif dan kemudahan investasi. Itu yang ditekankan agar investor nyaman berinvestasi di Pandeglang," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....