BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Banten
- 22 Jan 2026 18:57 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Tangerang Selatan – Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II mengingatkan masyarakat di Provinsi Banten untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi pada periode 22 hingga 27 Januari 2026. Peringatan ini dikeluarkan menyusul peningkatan curah hujan yang signifikan dalam sepekan terakhir.
Kepala Balai Besar MKG Wilayah II Tangerang Selatan, Hartanto, menyampaikan bahwa kondisi atmosfer saat ini menunjukkan dinamika yang kompleks dan saling memperkuat, baik pada skala global, regional, maupun lokal. Salah satu faktor utama adalah terbentuknya Bibit Siklon Tropis 91S di wilayah Laut Timor yang memicu peningkatan pola konvergensi dan pertumbuhan awan hujan.
“Peningkatan intensitas hujan di Provinsi Banten dalam sepekan ke depan dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang masih signifikan. Kondisi ini mendukung potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat,” ujar Hartanto dalam keterangan resmi yang diterima RRI, Kamis, 22 Januari 2026.
Baca juga: BPBD Lebak Ingatkan Warga Waspadai Cuaca Ekstrem
Selain pengaruh sistem siklonik, kondisi atmosfer juga dipengaruhi oleh aktifnya Monsun Asia yang membawa massa udara lembap dari Laut Cina Selatan melalui Selat Karimata menuju Pulau Jawa. Aliran udara lembap tersebut diperkuat oleh angin baratan di wilayah selatan Indonesia sehingga berkontribusi besar terhadap pembentukan awan hujan di Banten.
Hartanto menjelaskan, pada skala global, fenomena El Niño–Southern Oscillation (ENSO) terpantau berada pada fase negatif yang mengindikasikan La Niña lemah. Kondisi ini ditandai dengan nilai Southern Oscillation Index (SOI) yang cenderung positif dan berpotensi meningkatkan pasokan uap air di wilayah Indonesia.
“Selain ENSO, aktivitas Madden–Julian Oscillation, Gelombang Kelvin, dan Gelombang Rossby Ekuator juga diprakirakan aktif melintasi wilayah Banten, sehingga meningkatkan peluang terjadinya hujan,” ucapnya.
Berdasarkan analisis tersebut, BBMKG Wilayah II memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Pandeglang bagian barat dan selatan, Kabupaten Lebak bagian utara dan selatan, Kabupaten Serang bagian barat dan selatan, Kota Serang, serta Kota Cilegon.
Baca juga: BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
"Selain hujan lebat, potensi angin kencang dengan kecepatan hingga 45 kilometer per jam juga berpeluang terjadi di sejumlah wilayah di Banten selama periode tersebut", kata Hartanto.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, serta pohon tumbang. Masyarakat juga diminta memantau kondisi sungai dan wilayah rawan bencana serta mengikuti informasi resmi dari BMKG melalui aplikasi InfoBMKG dan kanal media sosial @bmkgwilayah2.
Peringatan ini diharapkan menjadi perhatian bersama guna meminimalkan risiko dan memastikan keselamatan masyarakat di tengah potensi cuaca ekstrem.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....