TNI AD Buka Rekrutmen Prajurit Profesional Tahun 2026
- 22 Jan 2026 16:36 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) resmi membuka rekrutmen penerimaan calon prajurit profesional Tahun Anggaran 2026. Rekrutmen ini meliputi penerimaan Bintara dan Tamtama sebagai bagian dari upaya regenerasi serta penguatan sumber daya manusia pertahanan negara.
Komandan Kodim (Dandim) 0602/Serang, Letkol Arm Oke Kistiyanto menegaskan, proses rekrutmen dilaksanakan secara terbuka, transparan, dan tidak dipungut biaya. Ia menekankan pentingnya pemahaman masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang menyesatkan, khususnya terkait praktik percaloan.
“Saya tegaskan kembali bahwa masuk TNI itu gratis, tidak ada pungutan biaya sepeser pun. Kalau ada yang mengatasnamakan TNI dan meminta uang dengan janji bisa meluluskan, itu sudah pasti penipuan,” ujarnya saat berdialog di RRI Pro 1 Banten, Kamis, 22 Januari 2026.
Baca juga: Proses Rekrutmen TNI AD Dipastikan Bebas Biaya dan Transparan
Menurutnya, minat generasi muda untuk bergabung menjadi prajurit TNI AD dari tahun ke tahun terus meningkat. Hal tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan publik terhadap institusi TNI sekaligus semangat pengabdian pemuda kepada bangsa dan negara.
Namun demikian, Dandim mengakui masih banyak calon peserta maupun orang tua yang belum sepenuhnya memahami mekanisme seleksi, persyaratan administrasi, hingga tahapan pembinaan yang akan dijalani oleh calon prajurit. Oleh karena itu, TNI AD terus melakukan sosialisasi secara masif melalui satuan teritorial.
Rekrutmen prajurit TNI AD Tahun 2026 mencakup beberapa tahapan seleksi, mulai dari pemeriksaan administrasi, kesehatan, jasmani, psikologi, penelitian personel, hingga sidang pemilihan akhir. Seluruh proses tersebut dilakukan secara objektif dan mengedepankan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.
“Kami mencari prajurit yang benar-benar siap secara fisik, mental, dan ideologi. Ini bukan sekadar pekerjaan, tetapi panggilan pengabdian untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ucapnya.
Baca juga: TNI AD Jaga Profesionalisme dan Keikhlasan
Oke juga mengingatkan bahwa calon prajurit harus mempersiapkan diri sejak dini, baik dari aspek kesehatan, kebugaran jasmani, maupun wawasan kebangsaan. Selain itu, kesiapan mental dan dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam mengikuti seluruh rangkaian seleksi. Ia menambahkan, masyarakat yang menemukan indikasi penipuan atau praktik percaloan dalam proses rekrutmen diminta segera melapor kepada aparat TNI terdekat agar dapat ditindaklanjuti.
Melalui rekrutmen ini, TNI AD berharap dapat menjaring generasi muda terbaik yang memiliki disiplin tinggi, loyalitas, serta komitmen kuat dalam mengabdi kepada bangsa dan negara, seiring dengan tantangan pertahanan nasional yang semakin kompleks di masa mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....