Museum Multatuli Perluas Kolaborasi untuk Jangkau Generasi Muda
- 08 Jan 2026 15:43 WIB
- Banten
KBRN, Lebak: Museum Multatuli Rangkasbitung memperluas jejaring kolaborasi dan program budaya untuk menarik minat generasi muda terhadap sejarah dan nilai keindonesiaan. Upaya ini dilakukan di tengah tantangan perubahan minat anak muda yang semakin dipengaruhi teknologi digital.
Kepala UPT Museum Multatuli, Ubaidillah Mukhtar, menilai tantangan utama museum saat ini adalah publikasi dan jangkauan informasi. “Museum kami masih relatif baru sejak 2018. Tantangannya bagaimana masyarakat tahu dan datang, lalu menyebarkan pengalaman mereka,” ujar Ubaidillah saat berdialog bersama RRI Pro 1 Banten, Kamis (8/1/2025).
Baca juga: Museum Multatuli Catat Lonjakan Pengunjung Selama Tahun 2025
Untuk menjawab tantangan itu, museum mengembangkan program kreatif seperti lomba vlog, storytelling, dan melukis yang digelar setiap Oktober-November. Pada 2025, lomba vlog diikuti 85 peserta dari berbagai daerah. “Tahun 2024 hanya sekitar 50 peserta, kemudian meningkat signifikan menjadi 85 video pada 2025,” kata Ubaidillah.
Selain itu, museum rutin menggelar pameran tematik, termasuk pameran Rupiah Banten bersama Bank Indonesia, pameran lukisan “Titik Nol Rangkasbitung”, serta pameran mandiri yang menampilkan sampul novel Multatuli dari berbagai negara. Program tersebut dikemas untuk mendekatkan pengunjung pada sejarah, budaya, dan identitas nasional.
Baca juga: Museum Multatuli Perkuat Edukasi Sejarah Bagi Para Pelajar
Dari sisi kolaborasi, museum bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, perbankan, perguruan tinggi, komunitas seni, media, hingga mitra internasional. Sejumlah media asing dan pembuat film luar negeri juga menjadikan Museum Multatuli sebagai lokasi kajian pascakolonial. “Kerja sama ini penting agar museum menjadi ruang hidup, bukan hanya tempat pameran,” ujar Ubaidillah.
Pengelola berharap museum terus menjadi alternatif ruang publik bagi generasi muda selain pusat perbelanjaan. Dengan akses mudah, program berkelanjutan, serta kolaborasi lintas sektor, Museum Multatuli diarahkan sebagai pusat edukasi sejarah yang relevan dengan tantangan zaman. (Muntibi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....