Pawai Budaya dan Pawai Ta'aruf Meriahkan MTQ Lebak

  • 01 Des 2025 16:40 WIB
  •  Banten

KBRN, Lebak: Semarak Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-41 tingkat Kabupaten Lebak yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-197 Kabupaten Lebak berlangsung meriah. Ribuan masyarakat tumpah ruah memadati kawasan timur Alun-alun Rangkasbitung, Senin (1/12/2025), tempat pawai budaya dan pawai taaruf dipusatkan.

Pawai tersebut menjadi pembuka rangkaian MTQ sekaligus perayaan hari jadi Lebak yang tahun ini menginjak usia 197 tahun. Kegiatan berlangsung semarak dengan menampilkan ragam budaya, kesenian daerah, hingga barisan peserta dari berbagai unsur.

Lebih dari 10 ribu peserta turut ambil bagian, terdiri dari unsur TNI, Polri, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), organisasi masyarakat, hingga perwakilan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Lebak. Barisan peserta berjalan melewati rute utama kota, mulai dari Jalan Hardiwinangun, Jalan Iko Jatniko, hingga lintasan Alun-alun Rangkasbitung.

Baca juga: Rangkasbitung Siapkan Pawai Akbar MTQ 2025

Pawai dimulai dengan iring-iringan TNI Angkatan Darat dari Kodim 0603 Lebak dan Infantri Golok Sakti yang tampil gagah lengkap dengan alutsistanya. Barisan kepolisian kemudian menyusul, disambung dengan rombongan OPD yang masing-masing mengenakan busana adat dari 38 provinsi di Indonesia.

Tidak hanya itu, kehadiran Persatuan Jemaah Gereja Kabupaten Lebak serta penampilan barongsai dari Vihara Ananda menambah warna keberagaman budaya dalam helatan besar tersebut. Atraksi-atraksi tersebut membuat suasana semakin hidup dan memukau masyarakat yang hadir.

Pawai ini turut dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Lebak, jajaran kepala OPD, anggota DPRD, Forkopimda, tokoh agama serta tokoh masyarakat. Kehadiran para pemimpin daerah menunjukkan dukungan serius terhadap penyelenggaraan MTQ dan perayaan hari jadi Kabupaten Lebak.

Baca juga: Pelaksanaan MTQ Bakal Digelar Bareng dengan HUT Lebak

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi. Warga memadati setiap jalur yang dilalui peserta. Tidak sedikit yang datang bersama keluarga hanya untuk menyaksikan kemeriahan dan keberagaman budaya yang ditampilkan.

Iin, warga Leuwikaung Kecamatan Rangkasbitung, datang sejak pukul 08.00 WIB bersama keluarganya. Ia mengaku pawai kali ini jauh lebih semarak dibandingkan tahun sebelumnya. “Tahun ini lebih meriah, pesertanya banyak sekali dan penampilannya keren-keren. Saya senang bisa lihat langsung,” katanya.

Suasana pawai juga dirasakan oleh pelajar yang turut serta dalam barisan. Azka, salah satu petugas pembawa bendera dari Kecamatan Warunggunung mengungkapkan dirinya bangga dapat ambil bagian pada kegiatan besar ini. “Saya baru pertama kali ikut pawai sebesar ini, rasanya bangga dan senang sekali,” ucapnya.

Baca juga: Kecamatan Rangkasbitung Targetkan Juara Umum MTQ

Dzikri, rekan Azka yang juga bertugas membawa bendera, menyampaikan perasaan serupa. “Baru kali ini lihat pawai semeriah ini, hati saya ikut berdebar waktu berjalan melewati alun-alun,” katanya.

Dengan meriahnya pembukaan pawai taaruf dan budaya, masyarakat berharap kegiatan MTQ ke-41 akan terus berlangsung semarak hingga penutupan tanggal 5 Desember 2025 mendatang. Perayaan yang mencerminkan kekayaan budaya dan persatuan ini menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan optimisme menuju Lebak yang lebih maju.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....