Ratusan Guru Honorer di Cilegon Terancam Dirumahkan
- 25 Nov 2025 18:45 WIB
- Banten
KBRN, Cilegon: Sebanyak 440 guru honorer di Kota Cilegon, terancam dirumahkan pada Januari 2026 mendatang. Hal itu menyusul adanya pernyataan Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia (BKN RI) tentang penghapusan tenaga honorer dan guru di lingkungan Pemerintah.
Oleh karena itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon, Heni Anita Susila meminta kepada pemerintah pusat agar bisa memastikan nasib para guru honorer tersebut. "Kami berharap ini (Guru Honorer) bisa menjadi ASN atau P3K Paruh Waktu jangan sampai diberhentikan," ucap Heni, Selasa (25/11/2025).
Heni menyampaikan, saat ini guru honorer di Kota Cilegon, kurang lebih ada sekitar 440 guru. Terbagi menjadi dua golongan, golongan yang terdaftar di Dapodik dan tidak terdaftar sama sekali di Dapodik. "Guru honorer yang tidak termasuk paruh Waktu, yang ibu ingat itu sekitar 400 orang," ujar Heni.
Dikatakan Heni, 400 lebih guru honorer ini statusnya belum mendapatkan kejelasan dari pemerintah. "400 orang inikan statusnya abu-abu belum jelas. Apakah nanti dirumahkan, atau menjadi bahan pertimbangan pemerintah. Sampai saat ini belum ada keputusan," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....