Rangkasbitung Siapkan Pawai Akbar MTQ 2025
- 24 Nov 2025 15:48 WIB
- Banten
KBRN, Lebak: Kecamatan Rangkasbitung sebagai tuan rumah Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Lebak tahun 2025 terus mematangkan persiapan, salah satunya untuk pelaksanaan pawai taaruf yang akan menjadi salah satu agenda utama sebelum pembukaan MTQ.
Camat Rangkasbitung, Zakaria Hartanto, mengatakan bahwa pihak kecamatan berkomitmen menjadi tuan rumah yang maksimal dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh kafilah serta masyarakat yang terlibat dalam rangkaian kegiatan MTQ.
Menurut Zakaria, pawai taaruf pada tahun ini diprediksi akan berlangsung meriah karena seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Rangkasbitung diwajibkan mengirimkan peserta dalam jumlah besar. Total terdapat 16 desa dan kelurahan yang akan berpartisipasi.
“Setiap desa dan kelurahan mengirimkan 100 peserta. Jadi akan ada sekitar 1.600 orang yang mengikuti pawai taaruf,” kata Zakaria di Rangkasbitung, Senin (24/11/2025).
Ia menilai jumlah tersebut cukup besar dan membutuhkan perencanaan matang agar kegiatan berjalan tertib dan aman. “Ini jumlah yang tidak sedikit bagi kami, sehingga harus dipersiapkan dengan baik dari sisi teknis maupun pengaturan lapangan,” ucapnya.
Salah satu aspek yang menjadi perhatian ialah penentuan rute pawai. Zakaria menegaskan bahwa rute harus dirancang sedemikian rupa agar tidak menimbulkan kemacetan serta tidak mengganggu aktivitas warga di pusat kota Rangkasbitung.
“Rute pawai harus benar-benar dipertimbangkan agar tidak terjadi kepadatan lalu lintas. Apalagi jumlah pesertanya cukup banyak,” katanya.
Untuk itu, pihak kecamatan telah menjalin koordinasi intensif dengan aparat keamanan dan sejumlah instansi terkait. Zakaria menyebut bahwa komunikasi dengan TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan sudah dilakukan sejak awal.
“Kami akan bekerja sama dengan semua pihak. Dari TNI-Polri sudah komunikasi, dari Satpol PP dan Dishub juga sudah berkoordinasi,” ujar Zakaria.
Ia menegaskan bahwa keamanan, kelancaran lalu lintas, dan kenyamanan peserta menjadi prioritas utama selama pelaksanaan pawai taaruf. Panitia ingin memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses.
“Kami ingin pawai taaruf ini berlangsung meriah tetapi tetap aman dan tertib. Maka koordinasi dan antisipasi harus dilakukan sejak dini,” ujarnya.
Selain pawai, persiapan teknis lainnya juga terus dilakukan oleh panitia kecamatan. Zakaria menyebut pihaknya bekerja maksimal agar seluruh agenda MTQ dapat terlaksana sesuai rencana sebagai bentuk tanggung jawab tuan rumah.
“Panitia Kecamatan Rangkasbitung berupaya memberikan yang terbaik. Kami berharap dengan dukungan semua pihak, MTQ tahun ini dapat berjalan sukses dan membawa keberkahan,” ucapnya.
Dengan persiapan intensif dan koordinasi lintas sektor, Rangkasbitung optimistis dapat menjadi tuan rumah yang baik pada MTQ tingkat Kabupaten Lebak tahun 2025.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....