Catin Diminta Siapkan Kesehatan Tiga Bulan Sebelum Nikah
- 16 Sep 2025 20:41 WIB
- Banten
KBRN, Serang: BKKBN Provinsi Banten menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin (catin) sebagai langkah awal pencegahan stunting. Persiapan sejak pra-nikah dinilai menentukan kondisi anak yang akan lahir, sehingga risiko gizi buruk dan stunting bisa ditekan sejak dini.
Penyuluh KB Muda BKKBN Provinsi Banten, Ade Yusmuliani Lubis, menjelaskan calon pengantin sebaiknya melakukan pemeriksaan kesehatan minimal tiga bulan sebelum menikah. Pemeriksaan meliputi cek anemia, golongan darah, berat badan, serta pemberian tablet tambah darah bagi calon ibu yang berisiko.
“Jangan hanya siapkan undangan dan dekorasi pernikahan, tapi yang paling penting adalah kesiapan kesehatan. Minimal tiga bulan sebelum nikah, catin harus cek kesehatan agar anak yang lahir nanti terbebas dari stunting,” ujar Ade dalam dialog Mozaik Indonesia RRI Pro 1 Banten, Selasa (16/9/2025).
Selain calon ibu, calon ayah juga diminta menjaga pola hidup sehat, menghindari rokok dan alkohol, serta mengikuti konseling perkawinan. Kualitas sperma yang baik akan sangat menentukan kesehatan janin, sementara keterlibatan ayah dalam pengasuhan merupakan bagian penting pencegahan stunting.
BKKBN juga menekankan usia ideal menikah, yakni 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki. Pernikahan dini dinilai meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, bayi lahir prematur, berat badan rendah, hingga kasus stunting.
Dengan kesiapan fisik, mental, dan ekonomi sejak pra-nikah, pasangan muda diharapkan dapat melahirkan generasi sehat dan cerdas. Pencegahan sejak dini ini disebut sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia. (Muntibi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....