Festival Multatuli Mendorong Kemajuan Seni, Budaya, dan Ekonomi
- 11 Sep 2025 17:39 WIB
- Banten
KBRN, Lebak – Festival Seni Multatuli 2025 kembali digelar dengan semangat kolaborasi antara seni, budaya, dan ekonomi lokal. Direktur Festival, Nidu Paras Erlang, menyebutkan bahwa acara ini tidak hanya menampilkan pertunjukan seni, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi UMKM. “Setiap tahun kami sediakan stan gratis untuk UMKM, terutama kuliner tradisional dan tenun khas Lebak,” ungkapnya saat Dialog Pagi bersama RRI Banten, Kamis (11/9/2025).
Festival yang digelar sejak 2018 ini konsisten menghadirkan ragam kegiatan budaya. Tahun ini, selain pertunjukan teater, Koromong, dan Calung Renteng, festival juga menampilkan tradisi ngarengkong dari Kasepuhan Banten Kidul dengan 300 peserta. Pertunjukan ini akan menjadi salah satu atraksi kolosal pembuka festival.
Selain seniman lokal, festival turut menghadirkan tokoh seni nasional seperti Once Mekel dan Butet Kartaredjasa. Kehadiran mereka dikolaborasikan dengan seniman lokal agar lebih dekat dengan masyarakat Banten. “Konsepnya bukan sekadar menghadirkan artis besar, tapi bagaimana mereka berkolaborasi dengan pelajar dan komunitas setempat,” ujar Erlang.
Festival Seni Multatuli juga rutin menggelar simposium, diskusi buku, hingga wisata sejarah untuk memperkuat literasi budaya. Tema tahun ini, “Orang-orang Baru dari Rangkas, dari Banten,” diangkat dari karya sastra Pramoedya Ananta Toer.
Dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Lebak dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, festival ini menjadi ajang yang memperkuat identitas budaya sekaligus mendorong ekonomi lokal. “Harapannya, festival ini terus berkembang relevan dengan isu sosial dan sejarah, serta menjadi kebanggaan Banten,” ujar Erlang. (Kartika Rahmi Wijayanti)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....