Pemkot Serang dan BPJN Banten Perbaiki Fasilitas Jalan Nasional
- 09 Agt 2025 13:38 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Pemerintah Kota Serang bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) melakukan pembersihan dan pengecatan kerb di Persimpangan Kebon Jahe, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang, Sabtu (9/8/2025).
Kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi dan kota dalam upaya menjaga kondisi jalan nasional yang berada di Kota Serang.
Langkah ini menjadi bagian tahap awal dari program perawatan jalan nasional yang dikerjakan secara bertahap di sejumlah titik di Kota Serang.
Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten, Primawan Avicenna mengungkapkan, tahap pertama pekerjaan hanya difokuskan di persimpangan kebon jahe dengan target sepanjang 5 kilometer.
“Secara prinsip, saat ini hanya sekitar simpang ini saja, secara prinsip nanti dapat dilakukan perluasan-perluasan kembali sesuai dengan program yang sudah kita lakukan di jalan-jalan utama di Kota Serang” katanya.
Avicenna menambahkan, program pemeliharaan jalan nasional yang menjadi kewenangan BPJN mencakup pengecatan kerb, pemarkaan ulang, hingga perbaikan perkerasan jalan.
“Termasuk juga pengecatan kerb, lalu pemarkaan ulang, dan memang untuk menjaga kondisi perkerasan jalan sehingga tetap dalam kondisi mantap,” ucapnya.
Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menilai kegiatan ini bukan hanya sebagai upaya perawatan, tetapi juga menjadi langkah awal dalam penataan kota.
”Mudah-mudahan ini bisa memberikan estetika atau keindahan di kota Serang ketika saya bersama pemerintah kota Serang, dalam arti kita akan menata kota beliau yang menata jalannya, agar ini semua matching ya,” katanya.
Budi menegaskan, kegiatan ini merupakan contoh awal yang nantinya akan diperluas ke ruas-ruas jalan lainnya. “ini adalah salah satu, ini sebenarnya contoh aja nih, nanti kedepannya akan semua” ucapnya.
Budi juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas yang sudah dibangun. Ia menekankan pentingnya kesadaran bersama dalam merawat jalan dan menata kota agar tertib dan nyaman digunakan.
“Saya mengimbau trotoar bukanlah tempat untuk berjualan, tapi itu tempat untuk pengguna jalan, makanya saya mengajak masyarakat semuanya,ayo mari bersama-sama berbenah kotanya, berbenah jalannya jangan sampai ada para pedagang-pedagang liar yang berjualan tidak pada tempatnya” katanya. (Zahwa/mg)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....