Sekolah Rakyat Minim Peserta, Proses Pembelajaran Terhambat

  • 05 Agt 2025 18:45 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Peserta Sekolah Rakyat untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) di Kota Serang masih minim. Hal ini disebabkan masih kurangnya sosialisasi ke masyarakat mengenai program Sekolah Rakyat.

Plt Kepala Dinas Sosial, Muhammad Ibra Gholibi menyampaikan seharusnya di akhir Juli 2025 kuota peserta Sekolah Rakyat sudah terpenuhi, dimana Agustus ini proses pembelajaran sudah dimulai. "Akhir Juli kemarin itu prosesnya selesai, Agustus belajar mengajar, nah ini memang kita masih menyesuaikan kendalanya karena kuota siswanya masih belum terpenuhi," ujarnya, Selasa (5/8/2025).

Melihat pendidikan formal lainnya sudah memasuki kurikulum baru. Hal ini menjadi kekhawatiran apakah minimnya peserta Sekolah Rakyat justru akan menghambat siswa dalam mengikuti standar kurikulum pendidikan formal.

Menanggapi kekhawatiran tersebut, Ibra menyampaikan bahwa Kementrian Sosial (Kemensos) memiliki kurikulum yang berbeda dengan sekolah lainnya, sehingga siswa siswi Sekolah Rakyat dapat menyesuaikan. "Dari Kemensos ada program sendiri, jadi memang kurikulumnya tersendiri beda dengan kurikulum sekolah biasa, jadi bisa menyesuaikan," katanya.

Ibra menjelaskan Kemensos sudah menyediakan seluruh fasilitas, termasuk guru guru yang dikirimkan juga dari Kemensos. (Arrifah/ mg).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....