Ciptakan Kemandirian Masyarakat Hadapi Bencana Lewat “Ngopi Mantab”

  • 23 Feb 2023 19:39 WIB
  •  Banten

KBRN, Serang: Berbagai organisasi kebencanaan berkumpul di Kantor BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kelas I Serang, pada Kamis (23/2/2023) sore. Unsur pemerintah sampai relawan, berdiskusi membahas masalah bencana di Banten, melalui Ngobrol Pintar, Masyarakat Aman dan Tangguh Bencana (Ngopi Mantab) yang digagas oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon.

Ketua PMI Cilegon, Abdul Hakim Lubis menjelaskan, diskusi ini memasuki tahun kedua. 2022 lalu menjadi tahun pertama Ngopi Mantab dengan menggelar 10 sesi diskusi. Tahun ini acara serupa juga diharapkan dapat terlaksana seperti tahun lalu.

Secara prinsip tujuan dasarnya adalah mensolidkan berbagai stakeholder dibidang kebencanaan untuk menjadi satu kesatuan saat bencana terjadi. Kalau ini sudah solid dan mengetahui struktur dan tugas masing-masing, ini yang dibutuhkan dalam menangani kebencanaan,” kata Lubis.

Baca juga:

Kapolda Banten Cek Jalur Evakuasi dan Posko Tanggap Bencana

Hanya bedanya, kali ini Ngopi Mantab akan lebih menyasar kepada masyarakat secara langsung dan dunia pendidikan. Soalnya, hasil diskusi ini diharapkan bermuara pada meningkatnya kapasitas masyarakat dalam membangun kemanan dan ketangguhan secara mandiri.

Pada akhirnya nanti memberikan edukasi kepada masyarakat termasuk pelajar bagaimana menghadapi bencana yang tidak diharapkan supaya lebih mandiri,” ujarnya.

Menurut Lubis, peran masyarakat dan sektor pendidikan penting dalam membangun struktur yang tangguh menghadapi bencana. Maka dari itu, dia berharap semangat mendiskusikan kebencanaan melalui forum-forum formal atau non-formal, bisa menular ke daerah lain.

Baca juga:

Siaga Bencana, Pemkab Pandeglang Tambah 2 Titik Lumbung Sosial

Ini harus terus dilakukan, karena mengedukasi masyarakat tidak bisa sekali tapi harus terus menerus. Kita yang bergerak dibidang kebencanaan jangan sampai bosan, sampai masyarakat memahami bagaimana menghadapi kebencanaan,” katanya.

Diskusi ini pun disambut baik kalangan relawan kebencanaan. Salah satunya dari Direktur Sahabat Nurani, Ais Komarudin. Dia menilai, Ngopi Mantab menjadi salah satu ruang diskusi yang aplikatif dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman soal kebencanaan. Sebab untuk mencapai sasaran itu, bisa dimulai dari bincang-bincang sederhana seperti Ngopi Mantab.

“Tidak ada mitigasi yang hebat kecuali dimulai dari bincang-bincang, guna menyamakan persepsi. Sebab yang paling dahsyat memitigasi bencana adalah masyarakat itu sendiri,” ujar dia.

Baca juga:

Dewas Harap Komisi I Perkuat Infrastruktur Siaran Mitigasi Bencana RRI Banten

Oleh karena itu, dia berharap Ngopi Mantab ini menjadi pionir dalam memberi keyakinan bahwa elemen penting dalam mengantisipasi bencana adalah dari kalangan masyarakat.

“Masyarakat harus diberi capacity. Untuk meng-capacity mereka hadirkan keyakinan bahwa mereka bisa. Dan saya yakin masyarakat pasti bisa,” ucap Ais.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....