Cegah Radikalisme Remaja Lewat Kegiatan Positif
- 20 Mei 2025 15:57 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Upaya pencegahan radikalisme di kalangan remaja terus digencarkan berbagai pihak, termasuk Densus 88 Satgas Wilayah Banten yang hadir dalam program “Santai Siang” bersama RRI Banten, Selasa (20/5/2025). Dalam sesi dialog yang berlangsung interaktif, masyarakat diajak lebih waspada terhadap indikasi radikalisme di lingkungan sekitar.
Salah satu narasumber Darwis menyebutkan, ciri-ciri seseorang yang mulai terpapar radikalisme antara lain enggan mengikuti upacara bendera, menolak menghormati simbol negara, menarik diri dari pergaulan, serta menyebarkan konten-konten berbau kekerasan atau ekstremisme melalui media sosial. "Kalau lihat teman seperti itu, kita wajib mengingatkan. Ajak ngobrol lagi dengan pendekatan yang halus,” ujar salah seorang anggota Satgas Densus 88, Darwis.
Selain itu, kata Darwis penting bagi generasi muda untuk aktif dalam kegiatan positif seperti ekstrakurikuler Pramuka, Paskibra, Rohis, maupun komunitas sosial agar terhindar dari pengaruh negatif. Mereka juga diajak bijak memilah informasi serta tidak mudah percaya pada konten provokatif di media digital.
Darwis mengatakan dinas terkait juga membuka ruang bagi sekolah, kampus, dan komunitas di Banten untuk mengundang Satgas Densus 88 dan Badan Kesbangpol dalam kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan. “Kami terbuka jika ingin mengadakan sosialisasi. Bisa hubungi langsung akun Instagram @pencegahansgwbanten,” ujarnya.
Sebagai upaya literasi digital dan budaya damai, masyarakat juga diajak menonton film edukatif bertema toleransi. Program ini diharapkan menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa pencegahan radikalisme adalah tanggung jawab bersama, mulai dari lingkungan terkecil keluarga dan sekolah. (Bachtiar Rahadi).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....