Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting
- 19 Feb 2025 11:18 WIB
- Banten
KBRN, Serang: Pemerintah Provinsi Banten bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) meluncurkan program Genting atau Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting sebagai upaya percepatan penurunan angka stunting di daerah tersebut.
Widyaiswara Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga), Aulia Rahman mengatakan, program ini mengajak individu, komunitas, hingga perusahaan untuk menjadi orang tua asuh bagi anak-anak yang berisiko mengalami stunting.
“Genting ini merupakan langkah inovasi dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Pak Wihaji, yang ingin mengatasi permasalahan stunting dengan melibatkan berbagai pihak,” ujar Rahman, Selasa (18/2/2025).
Program yang dimulai sejak 24 Desember 2024 ini telah berhasil menggalang dana yang digunakan untuk membantu anak di bawah usia dua tahun yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Banten. Bantuan diberikan dalam bentuk penyediaan nutrisi dan pendampingan keluarga berisiko stunting.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup selama periode 1.000 hari pertama kehidupan mereka. Karena di masa ini, kekurangan gizi bisa berdampak pada tumbuh kembang anak hingga dewasa,” kata Rahman.
Selain memberikan bantuan langsung, Genting juga bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana. Para calon orang tua asuh dapat menyalurkan bantuan melalui rekening resmi yang disediakan oleh Baznas.
“Kami mengajak semua pihak untuk bergabung dalam program ini, karena menurunkan angka stunting adalah tanggung jawab bersama,” ujar Rahman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....