Pandeglang Dikepung Banjir, 13 Kecamatan Terendam
- 03 Des 2024 10:49 WIB
- Banten
KBRN, Pandeglang: Kabupaten Pandeglang, Banten, dikepung banjir. Hujan yang turun sejak Senin (2/12/2024), telah merendam 13 kecamatan yang sebagian besar melanda di Selatan Pandeglang.
Kecamatan yang terendam itu meliputi Kecamatan Patia, Pagelaran, Panimbang, Sobang, Cikeusik, Munjul, Cibaliung, Labuan, Sukaresmi, Picung, Cigeulis, Cisata, dan Pulosari. Saat ini ketinggian air bervariasi, antara 30-100 centimeter.
Baca juga: Pandeglang Siaga Banjir dan Longsor
Menurut Pembina Taruna Siaga Bencana (Tagana) Pandeglang, Ade Mulyana, banjir ini disebabkan luapan sejumlah sungai yang melintasi daerah rawan banjir. Diantaranya Sungai Cilemer dan Sungai Ciliman.
"Sejak Senin hujan mengguyur Pandeglang dan menyebabkan sungai-sungai meluap," kata Ade, Selasa (3/12/2024).
Akibat banjir ini, pemukiman dan area persawahan warga terendam. Bahkan banjir juga merendam sejumlah ruas jalan utama.
Baca juga: Diguyur Hujan Semalaman, Ratusan Rumah di Carita Terendam Banjir
“Pagi ini saja, aktivitas warga terganggu. Baik yang hendak ke sekolah, bekerja, hendak ke kantor, ke Puskesmas dan hendak menuju tempat lainnya,” ucap dia.
Ade menuturkan, saat ini anggota Tagana dan sejumlah relawan sudah bergerak ke lokasi terdampak untuk mengevakuasi warga dan mendata dampak banjir.
"Untuk membantu proses evakuasi warga dan antisipasi korban di lokasi, sudah disebar anggota dan bergabung dengan beberapa relawan sosial lainnya," ujar Ade.
Baca juga: Curah Hujan Tinggi, Desa Idaman Kembali Terendam Banjir
Sementara Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Pandeglang, Nana Mulyana mengatakan, petugas BPBD sudah diterjunkan ke lokasi dan menyisir daerah-daerah yang terendam.
“Tim kami sudah ke lokasi. Kami juga segera menuju beberapa lokasi lainnya,” kata Nana.
Bukan hanya itu, BPBD juga sudah mendistribusikan bantuan peralatan untuk membantu mengevakuasi warga.
“Kami juga membawa peralatan penyelamatan seperti perahu karet, untuk membantu aktivitas warga dan lainnya. Kita akan terus di lokasi, sampai luapan air surut dan masyarakat bisa beraktivitas kembali,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....