Ramadan Disebut Sebagai Madrasah Pembentuk Ketakwaan

  • 17 Mar 2026 07:16 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Bulan Ramadan disebut sebagai madrasah atau tempat pembelajaran bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten, Ustaz Deni Rusli mengatakan ibadah puasa yang dijalankan selama Ramadan memiliki tujuan membentuk pribadi yang lebih taat dan berakhlak baik. Hal tersebut disampaikan dalam program Mutiara Ramadan RRI Pro 1 Banten, Selasa, 17 Maret 2026.

Menurutnya, keberhasilan seseorang menjalani Ramadan tidak hanya diukur dari ibadah yang dilakukan selama bulan tersebut, tetapi juga dari perubahan sikap setelahnya. “Keberhasilan kita melaksanakan ibadah puasa akan terlihat di 11 bulan ke depan,” katanya.

Ia menjelaskan Ramadan menjadi sarana bagi umat Islam untuk melatih diri dalam menjalankan perintah Allah dan menjauhi berbagai larangan. Melalui ibadah puasa dan berbagai amalan lainnya, seseorang diharapkan mampu meningkatkan kualitas ketakwaan dan memperbaiki perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Ustaz Deni Rusli menambahkan salah satu tanda keberhasilan menjalani Ramadan adalah kemampuan seseorang untuk terus berpegang pada ajaran Al-Qur’an dan hadis dalam setiap tindakan. Karena itu, ia menilai penting bagi umat Islam untuk terus mempelajari dan memahami ajaran tersebut agar dapat diamalkan dengan baik. “Bagaimana mungkin kita akan beramal sesuai dengannya bila memahaminya saja tidak,” ujarnya.

Selain memahami ajaran agama, umat Islam juga didorong untuk mempersiapkan diri menghadapi kehidupan di akhirat. Ia menegaskan kehidupan di dunia merupakan tempat untuk memperbanyak amal kebaikan. Menurutnya, setiap amal yang dilakukan di dunia akan menjadi bekal ketika seseorang menghadapi kehidupan setelah kematian.

Ustaz Deni menekankan bahwa Ramadan merupakan kesempatan bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah serta memperbaiki diri. Dengan menjalani Ramadan secara sungguh-sungguh, seseorang diharapkan dapat keluar dari bulan suci tersebut dengan tingkat ketakwaan yang lebih baik dibanding sebelumnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....