Jelang Idulfitri, Metrologi Legal Cilegon Lakukan Pengawasan SPBU Pertamina
- 06 Mar 2026 15:19 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Cilegon - Bidang Metrologi Legal pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon, melakukan pengamatan, pengawasan, pemantauan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di Kelurahan Sukma Jaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Jumat 6 Maret 2026.
Pengamatan dilakukan, dalam rangka menyambut arus mudik lebaran Idulfitri tahun 2026 mendatang. Rencananya, kegiatan pengamatan dan pengawasan akan terus dilakukan di 14 SPBU yang tersebar di Kota Cilegon.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon, Didin S Maulana mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap menjelang hari raya Idulfitri. “Ini kaitan rutin setiap tahun menjelang Idulfitri kita lakukan cek tera. Apakah ini sesuai dengan ketentuan atau tidak,” ucap Didin.
Tujuannya, kata Didin, untuk memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) berjalan lancar, tepat takaran, aman. Serta mencegah penyalahgunaan BBM bersubsidi. Dengan demikian, penjualan BBM di SPBU dijual dengan sesuai takaran yang ditentukan.
“Khawatir ada yang memang nakal. Tapi alhamdulillah di Kota Cilegon, atau di sebelah CCM (Cilegon Central Mall) ini sejauh ini masih aman,” ujar Didin.
Menjelang hari raya Idulfitri, Didin menyampaikan, pasokan BBM di Kota Cilegon, untuk 28 hari ke depan masih aman. Oleh karena itu, Didin mengimbau kepada masyarakat Kota Cilegon untuk tidak perlu khawatir lagi soal ketersediaan BBM tersebut.
“Kalau untuk pasokannya, sampai 28 hari ke depan insyaallah masih aman," katanya.
Sementara, Kepala Bidang Metrologi Legal pada Disperindag Kota Cilegon, Hadi Permana menyampaikan, kegiatan tersebut akan terus dilakukan di 14 SPBU yang tersebar di Kota Cilegon. Hadi menyampaikan,14 SPBU yang akan dilakukan pengamatan dan pengawasan itu yakni, terdiri dari 13 SPBU Pertamina dan 1 SPBU Shell.
" Empat belas titik yang tersebar di Kota Cilegon, tiga belas SPBU Pertamina dan satu SPBU Shell,” ujar Hadi.
Adapun alat yang digunakan untuk memastikan dan mengawasi BBM tersebut. Hadi menyampaikan, menggunakan bejana ukur dengan kapasitas 20 liter dengan melibatkan 10 orang personel bidang Metrologi Legal pada Disperindag Kota Cilegon.
" Alat yang kita gunakan untuk pengamatan dan pengawasan SPBU bejana ukuran 20 Liter dengan 10 orang petugas,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....