Dishub Pandeglang Siagakan Puluhan Personel Amankan Arus Lebaran
- 03 Mar 2026 13:50 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pandeglang menyiagakan 30 personil khusus untuk memperkuat pengamanan arus mudik serta jalur wisata pada libur Lebaran 2026. Puluhan petugas ini akan disebar ke berbagai titik strategis guna melayani para pemudik dan wisatawan yang diprediksi memadati jalur-jalur nasional hingga destinasi wisata di Pandeglang. Pengamanan ini dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai instansi lintas sektoral untuk menangani berbagai kendala di lapangan.
Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dishub Pandeglang, Yayat Hidhayat mengungkapkan instansinya akan bersinergi dengan Kepolisian, Dinas Kesehatan, Pekerjaan Umum (PU), hingga BPBD. Kerja sama ini diwujudkannya melalui pendirian pos-pos terpadu di lokasi-lokasi rawan guna merespons keluhan serta kebutuhan masyarakat secara cepat.
Menurutnya pembagian tugas akan dilakukan sesuai tupoksi masing-masing instansi untuk menjamin keselamatan pengguna jalan. "Untuk jumlah personil ada 30 orang, nanti insya Allah kami turunkan semua ke lapangan memantau dan melakukan kegiatan pengamanan. Kami juga bergabung dengan kepolisian, kesehatan, PU, hingga BPBD di pos terpadu," kata Yayat, Selasa 3 Maret 2026.
Ia menyebut lonjakan kunjungan wisatawan diprediksi akan mulai terjadi pada hari pertama dan kedua setelah lebaran (H+1 dan H+2). Yayat memprediksi pengunjung atau pejalan yang melintas tidak hanya berasal dari lokal Pandeglang, namun juga terpantau datang dari arah Rangkasbitung, Jakarta, hingga Bandung.
Yayat mengatakan petugas PAM Gatur Lalin akan ditempatkan pada titik-titik krusial menuju objek wisata guna mengatur ritme kendaraan yang masuk dan keluar. Kehadiran personil di lapangan diharapkannya mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melaksanakan kegiatan liburan keluarga. Menurutnya pengaturan ini sangat penting mengingat kapasitas jalan yang terbatas di tengah tingginya volume kendaraan wisatawan dari luar provinsi.
Selain pengaturan fisik, menurut Yayat pos terpadu juga akan difungsikan sebagai pusat informasi dan penanganan darurat bagi pengendara yang mengalami kelelahan atau gangguan teknis. Penyiapan personil ini menjadi bagian dari pelayanan prima pemerintah daerah dalam menyambut tamu dari luar daerah.
"Prediksi penumpukan kendaraan nanti setelah H+1 dan H+2 sudah mulai terasa dari pengunjung luar daerah seperti Jakarta dan Bandung. Dinas Perhubungan akan melakukan pengaturan melayani masyarakat supaya merasa aman dan nyaman selama liburan," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....