Dishub Pandeglang Petakan Titik Macet Mudik 2026
- 02 Mar 2026 20:56 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Pandeglang - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pandeglang memetakan sejumlah titik rawan kemacetan yang menjadi fokus pengamanan selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Area Cigadung, Cikole, Cipacung, hingga Mengger diidentifikasi sebagai jalur yang kerap mengalami penumpukan kendaraan setiap tahunnya. Petugas Dishub akan disiagakan secara khusus guna memastikan kelancaran sirkulasi kendaraan bagi pemudik yang melintasi wilayah Pandeglang menuju arah Labuan dan sekitarnya.
Kepala Bidang Lalulintas pada Dishub Pandeglang, Yayat Hidhayat mengatakan pengawasan intensif akan dimulai sejak tujuh hari sebelum dan sesudah lebaran. Adapun menurutnya titik krusial yang diprediksi mengalami kemacetan parah berada di Lampu Merah Kadubanen serta area Terminal Kadubanen yang menyambung hingga wilayah Mengger.
Ia menilai penumpukan kendaraan di lokasi ini sering kali meluas akibat volume kendaraan yang meningkat tajam dari arah Serang dan Rangkasbitung. "Kami menempatkan petugas PAM Gatur Lalin di beberapa titik area macet seperti Cigadung, Cikole, Cipacung, Mengger, hingga jalan menuju Labuan," ujarnya, Senin 2 Maret 2026.
Menurut Yayat Personel di lapangan diberikan kewenangan penuh melakukan tindakan pengaturan serta mengurai kemacetan apabila terjadi penumpukan kendaraan yang mengunci. Dishub menargetkan terciptanya keamanan serta kenyamanan berlalu lintas bagi warga lokal maupun masyarakat luar daerah. Sinergi operasional di lapangan dianggapnya menjadi kunci utama dalam meminimalisir durasi kemacetan di jalur-jalur utama kabupaten.
Tindakan pengaturan lalu lintas oleh Dishub akan disesuaikan dengan kondisi dinamika di lapangan agar tidak terjadi kemandekan yang panjang. Menurutnya evaluasi dari tahun sebelumnya menunjukkan bahwa efektivitas penguraian macet sangat bergantung pada kecepatan respons petugas di simpul-simpul jalan. Dishub berkomitmen menjaga stabilitas arus lalu lintas meski beban volume kendaraan diprediksi meningkat dibanding tahun sebelumnya.
Dishub menilai kehadiran petugas di jalur nasional ini nantinya menjadi pendukung penting bagi kelancaran arus logistik dan penumpang selama periode libur panjang. Dishub pun menghimbau kepada masyarakat untuk mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama dan menghindari perilaku berkendara yang dapat memicu kemacetan baru. "Fokus kami adalah memastikan warga mendapatkan keamanan dan kenyamanan berlalu lintas," katanya.
Diahub juga terus memantau pergerakan kendaraan melalui koordinasi teknis yang melibatkan seluruh anggota bidang lalu lintas. Pengaturan ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan serta hambatan samping di sepanjang jalur mudik utama. Fokus pengamanan Dishub tetap berada pada jalur-jalur penyambung antar kecamatan yang memiliki intensitas pergerakan kendaraan paling tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....