PPNI Lebak akan Gelar Pesantren Kilat Ramadan

  • 27 Feb 2026 05:40 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupatrn Lebak akan menggelar kegiatan Pesantren Romadan pasa sepuluh malam terakhir bulan suci. Kegiatan tahunan yang kini memasuki tahun ketiga tersebut menjadi agenda pembinaan spiritual bagi para tenaga kesehatan.

Pesantren kilat akan dilaksanakan pada 14–15 Maret 2026 di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak. Momentum sepuluh malam terakhir Ramadan dipilih karena diyakini memiliki keutamaan spiritual sekaligus menjadi ruang refleksi bagi para peserta. Rangkaian kegiatan diisi dengan santunan anak yatim, buka puasa bersama, sahur bersama, kajian keagamaan, hingga tadarus Al-Qur’an. Suasana khidmat dan kebersamaan terasa selama kegiatan berlangsung.

Ketua DPD PPNI Kabupaten Lebak, Endang Komarudin di Rangkasbitung , mengatakan pesantren kilat tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam membina spiritualitas anggota sekaligus mempererat soliditas internal. “Pesantren kilat ini bukan hanya agenda seremonial, tetapi menjadi ruang pembinaan karakter. Kami ingin para perawat memiliki landasan spiritual yang kuat sehingga pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat dilandasi keikhlasan, empati, dan tanggung jawab moral,” ujarnya, Kamis 26 Februari 2026.

Menurut Endang, profesi tenaga kesehatan tidak hanya dituntut memiliki kompetensi teknis, tetapi juga integritas dan nilai kemanusiaan. Pembinaan rohani dinilai penting untuk membentuk pelayanan kesehatan yang humanis dan berkualitas. “Tenaga kesehatan membawa amanah besar. Karena itu, keseimbangan antara kompetensi dan spiritualitas harus terus dijaga,” katanya.

Kegiatan tersebut turut menghadirkan Ketua Nahdlatul Ulama (NU) dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat sebagai narasumber dalam sesi kajian. Dalam tausiyahnya, para ulama menekankan profesi tenaga kesehatan memiliki dimensi ibadah. Pelayanan kepada masyarakat, menurut para narasumber, harus dijalankan dengan empati, keikhlasan, serta tanggung jawab moral dan spiritual. Nilai-nilai keislaman diharapkan terintegrasi dalam praktik pelayanan sehari-hari.

Berbeda dari tahun sebelumnya, Pesantren Kilat Ramadan 2026 dibuka untuk seluruh tenaga medis dan tenaga kesehatan di Kabupaten Lebak. Jika sebelumnya hanya diperuntukkan bagi anggota perawat, tahun ini partisipasi diperluas guna membangun kolaborasi.

Endang menjelaskan langkah inklusif tersebut diambil untuk memperkuat sinergi dalam sistem pelayanan kesehatan daerah.

“Kami mengajak dokter, bidan, dan tenaga kesehatan lainnya untuk bersama-sama memperkuat kolaborasi. Dengan kebersamaan, kita bisa mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih optimal bagi masyarakat Lebak,” katanya.

Camat Lebakgedong yang juga Wakil Ketua PPNI Kabupaten Lebak, Rapei , menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. “Kegiatan ini sangat positif karena tidak hanya memperkuat nilai spiritual para tenaga kesehatan, tetapi juga memberikan dampak sosial nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....