Puasa Ramadan Jadi Sarana Pembinaan Diri Umat Muslim

  • 26 Feb 2026 08:25 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang – Puasa Ramadan merupakan sarana pembinaan diri bagi setiap muslim. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi menjadi proses pendidikan rohani untuk memperbaiki jiwa dan meningkatkan kualitas keimanan.

Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banten, Deni Rusli menjelaskan, puasa mendorong umat Islam untuk memperbanyak amalan yang dapat meninggikan derajat di sisi Allah SWT. Melalui puasa, seorang hamba dilatih untuk menjauhi perbuatan yang merusak, sekaligus memotivasi diri agar senantiasa melakukan hal-hal yang terpuji dalam kehidupan sehari-hari.

Selain berdampak pada pembinaan jiwa, puasa juga memiliki manfaat dalam memperkuat kemauan dan meluruskan kehendak. Bahkan, ibadah ini turut memberi pengaruh positif bagi kesehatan fisik serta menjadi wasilah bagi seorang hamba untuk semakin mendekatkan diri kepada Rabb-nya.

"Dengan puasa, dosa-dosa diampuni, kebaikan dilipatgandakan, dan kedudukan seorang muslim diangkat derajatnya," kata dia saat menyampaikan tausiah di RRI Banten, pada Rabu, 25 Februari 2026.

Deni Rusli juga mengingatkan, Allah SWT telah mewajibkan puasa di bulan Ramadan, bulan yang memiliki keutamaan dibanding bulan-bulan lainnya. Ramadan disebut sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an, sekaligus bulan ketaatan, rahmat, ampunan, dan keridaan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Keistimewaan Ramadan semakin sempurna dengan hadirnya Lailatul Qadar, malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Dalam berbagai hadis Rasulullah SAW, keutamaan puasa dan Ramadan dijelaskan, mulai dari penghapusan kesalahan melalui salat, puasa, dan sedekah, hingga janji surga bagi orang-orang yang menjalankan puasa dengan penuh keimanan.

“Sesungguhnya di surga terdapat satu pintu yang bernama Ar-Rayyan, yang hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa,” ujar Deni Rusli mengutip salah satu hadis Nabi Muhammad SAW.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....