Tradisi Ramadan di Untirta, Perkuat Spiritualitas dan Karakter Mahasiswa

  • 24 Feb 2026 10:00 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Bulan suci Ramadan dimanfaatkan dunia pendidikan untuk memperkuat nilai spiritual, sosial, dan karakter mahasiswa. Hal ini terlihat dari tradisi Ramadan di Kampus (RDK) yang rutin digelar di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa selama bulan Ramadan.

Dosen Pendidikan Nonformal Untirta, Nining Perwaningtyas, mengatakan RDK telah berjalan selama dua tahun terakhir dan menjadi wadah pembinaan spiritual bagi sivitas akademika. Kegiatan ini digelar setiap hari mulai selepas Asar hingga malam hari di Balai Kasunyatan Untirta.

“RDK ini berisi kajian inspiratif, buka puasa bersama, salat Magrib, Isya, hingga Tarawih berjamaah. Kegiatannya berlangsung setiap hari selama Ramadan,” ujar Nining dalam program Kisah Unik Ramadan di Pro 1 RRI Banten, Senin, 23 Februari 2026.

Ia menjelaskan, materi kajian diisi oleh perwakilan dosen dari berbagai jurusan di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dengan tema yang beragam. Selain menambah wawasan keagamaan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antar dosen dan mahasiswa.

Menurut Nining, suasana Ramadan turut memengaruhi proses belajar mengajar di kelas. Selama Ramadan, jadwal perkuliahan dipadatkan dan tugas mahasiswa disesuaikan, disertai fleksibilitas pembelajaran secara daring maupun luring. “Metode pembelajaran juga kami kemas lebih interaktif, banyak diskusi dan ice breaking supaya mahasiswa tetap aktif dan tidak mengantuk saat berpuasa,” katanya.

Lebih lanjut, Nining menekankan pentingnya Ramadan sebagai momentum pembentukan karakter mahasiswa. Ia kerap mengajak mahasiswa melakukan refleksi dan menuliskan target pribadi selama Ramadan agar kebiasaan baik dapat berlanjut setelah bulan suci berakhir.

Ia pun berharap tradisi Ramadan di lingkungan kampus tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu menumbuhkan nilai empati, kepedulian sosial, dan semangat berbagi di kalangan mahasiswa dan dosen. “Ramadan adalah bulan penuh rahmat. Mari berlomba-lomba dalam kebaikan, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga di bulan-bulan berikutnya,” tuturnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....