Ramadan Momentum Perkuat Hubungan dengan Al-Qur’an
- 23 Feb 2026 07:55 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang - Bulan suci Ramadan menjadi momentum pembaharuan hubungan seorang muslim dengan Al-Qur’an. Hal tersebut disampaikan Ustaz Deni Rusli dalam tausiyah yang disiarkan RRI pada Senin, 23 Februari 2026. Ia menegaskan Ramadan bukan hanya bulan ibadah puasa, tetapi juga bulan diturunkannya Al-Qur’an yang harus dimaknai dengan peningkatan interaksi umat Islam terhadap kitab suci tersebut.
Ustaz Deni Rusli mengingatkan, Al-Qur’an diturunkan pada bulan Ramadan dan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam secara khusus mendalaminya bersama Malaikat Jibril di bulan tersebut. Rasulullah tidak hanya membaca, tetapi juga mentadaburi, memperhatikan nasihat, serta membuka pemahaman terhadap makna dan dalil-dalil yang terkandung di dalam Al-Qur’an.
Menurutnya, seorang muslim yang berpuasa dan mengikuti teladan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam akan selalu menyatukan puasanya dengan Al-Qur’an. Ramadan disebut sebagai bulan Al-Qur’an, sehingga sangat dianjurkan untuk memperbanyak membaca, mempelajari, dan mengajarkannya. Ia mengutip sabda Nabi, “Khairukum man ta‘allamal Qur’ana wa ‘allamahu,” yang berarti sebaik-baik manusia adalah yang mempelajari Al-Qur’an sekaligus mengajarkannya.
Lebih lanjut dijelaskan, turunnya Al-Qur’an pada bulan Ramadan menjadi dorongan kuat bagi umat Islam untuk menghidupkan kajian-kajian Al-Qur’an. Halakah atau majelis ilmu di masjid-masjid sepanjang Ramadan menjadi sarana umat untuk mencari hidayah, hikmah, dan cahaya petunjuk Allah. Al-Qur’
| Baca juga: Latih Kesabaran, Deni Rusli: Ubah Pola Pikir |
an, kata dia, memiliki “rasa” tersendiri di bulan Ramadan karena mengingatkan kembali sejarah turunnya wahyu dan kesungguhan generasi salaf dalam mempelajarinya.
| Baca juga: Latih Kesabaran, Deni Rusli: Ubah Pola Pikir |
Ustaz Deni Rusli juga mencontohkan sikap para ulama terdahulu, seperti Imam Malik, yang ketika Ramadan tiba lebih memilih menghentikan sementara aktivitas fatwa dan kajian lainnya untuk fokus mendalami Al-Qur’an. Hal ini menunjukkan bahwa Ramadan adalah waktu khusus untuk memperbaharui hubungan kaum muslimin dengan kitabullah, baik melalui bacaan, pemahaman, pengamalan, maupun pembenaran terhadap ajarannya.
Di akhir tausiyah, ia mengingatkan adab-adab dalam membaca Al-Qur’an, di antaranya membaca dengan niat ikhlas, menghadirkan hati dan kekhusyukan, berada dalam keadaan suci, menjaga tempat yang pantas, serta melantunkannya dengan suara yang indah. Dengan adab tersebut, diharapkan hubungan umat Islam dengan Al-Qur’an semakin kuat dan bermuara pada perbaikan hubungan dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....