Satgas Pangan Lebak Pantau Stabilitas Harga Beras

  • 21 Feb 2026 19:29 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Lebak - Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Lebak, melakukan pengecekan harga beras di tingkat pengecer di Pasar Rangkasbitung, toko ritel modern, hingga produsen, Sabtu 21 Februari 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan beras menjelang Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah.

Ketua Satgas Pangan Kabupaten Lebak yang juga Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Lebak, AKP Wisnu Adicahya, memimpin langsung kegiatan pengawasan tersebut di Rangkasbitung. Ia mengatakan, pengecekan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga.

“Pengawasan ini kami lakukan untuk memastikan harga beras tetap sesuai ketentuan dan tidak ada praktik penimbunan ataupun permainan harga oleh pihak tertentu,” ujar Wisnu di Rangkasbitung.

Dalam kegiatan itu, Satgas Pangan turut melibatkan Dinas Pertanian serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak. Keterlibatan lintas instansi ini merupakan bagian dari upaya terpadu dalam menjaga stabilitas pangan di daerah. Petugas melakukan pengecekan harga di sejumlah pedagang pengecer di Pasar Rangkasbitung.

Hasilnya, harga beras dinilai relatif stabil dan masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Wisnu menjelaskan, untuk beras premium sesuai HET dijual Rp14.900 per kilogram (kg), beras medium Rp13.500 per kg, dan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Rp12.500 per kg. Harga tersebut masih dalam batas kewajaran.

“Bahkan kami menemukan di lapangan ada pedagang yang menjual di bawah HET, seperti beras medium Rp13.000 per kilogram dan premium Rp14.000 per kilogram, sedangkan SPHP tetap Rp12.500 per kilogram,” katanya.

Selain memantau harga, Satgas Pangan juga memastikan ketersediaan stok beras di pasar tradisional. Dari hasil pengecekan, pasokan beras di sejumlah pasar di Kabupaten Lebak dinyatakan melimpah. Menurut Wisnu, ketersediaan beras dipastikan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan hingga perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

“Kami pastikan stok aman dan mencukupi. Masyarakat tidak perlu khawatir karena distribusi berjalan lancar dan tidak ada gangguan pasokan,” ujarnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini pihaknya belum menemukan adanya indikasi penimbunan beras maupun praktik permainan harga oleh oknum tertentu. Pengawasan akan terus dilakukan secara berkala. Satgas Pangan mengimbau para pedagang untuk tetap menjual beras sesuai ketentuan HET. Langkah ini penting guna menjaga daya beli masyarakat, khususnya menjelang hari besar keagamaan.

Endang, seorang pedagang beras di Pasar Rangkasbitung, mengaku merasa terbantu dengan adanya pengawasan langsung dari Satgas Pangan. Ia menilai langkah tersebut membuat pedagang merasa lebih tenang.

“Kami merasa terbantu dengan adanya pengecekan ini. Pembeli juga jadi lebih percaya karena harga diawasi langsung oleh petugas,” kata Endang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....