Penjualan Buah di Pasar Ciruas Naik saat Ramadan

  • 20 Feb 2026 17:07 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang — Aktivitas penjualan buah di Pasar Ciruas mulai meningkat sejak awal Ramadan. Salah satunya dirasakan Ujang (52), pemilik Toko Buah Putra Gali yang berlokasi di Jalan Akses Taman Ciruas Permai Nomor 16, Desa Pelawad, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten.

Menurut Ujang, Ramadan selalu membawa kenaikan permintaan, terutama untuk kebutuhan berbuka puasa. Buah seperti semangka, jeruk, dan apel menjadi yang paling banyak dicari pembeli.

“Kalau untuk konsumen memang meningkat saat Ramadan, Alhamdulillah omzet bertambah. Cuma dari segi harga pada naik,” ujar Ujang.

Ia menjelaskan, hampir semua harga buah mengalami kenaikan. Hanya pisang yang harganya masih relatif stabil. Kenaikan harga ini membuat sebagian pembeli lebih selektif dalam berbelanja.

Ujang menduga, faktor cuaca menjadi penyebab utama naiknya harga. Curah hujan yang tinggi menghambat distribusi dari daerah pemasok sehingga pasokan tidak maksimal.

Untuk memenuhi kebutuhan dagangannya, Ujang mengambil buah dari berbagai daerah. Semangka didatangkan dari Jawa Tengah seperti Brebes dan Banyuwangi.

Selain itu, ia juga mendapat pasokan dari Lampung dan beberapa daerah di Sumatra. Jika kiriman terlambat, ia mencari alternatif pemasok agar stok tetap tersedia.

Meski ada kenaikan omzet, Ujang mengakui pendapatan saat ini tidak sebesar beberapa tahun lalu. Dulu, ia bisa meraih hingga Rp7 juta sampai Rp8 juta per hari. Kini rata-rata sekitar Rp2 juta per hari karena persaingan semakin banyak.

Ia juga menghadapi risiko kerugian karena buah cepat rusak. Dalam satu hingga dua hari, buah bisa menyusut atau membusuk jika tidak segera terjual.

Meski begitu, Ujang tetap bersyukur usahanya yang dirintis sejak 2011 masih bertahan. Ia berharap daya beli masyarakat tetap stabil hingga akhir Ramadan agar penjualan tetap terjaga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....