Ribuan Jamaah Padati Tarawih Perdana di Masjid Agung Ats-Tsauroh

  • 18 Feb 2026 22:06 WIB
  •  Banten

RRI.CO.ID, Serang - Malam pertama salat tarawih di Masjid Agung Ats-Tsauroh Kota Serang dipadati ribuan jamaah, Rabu malam, 18 Februari 2026. Area dalam masjid hingga halaman yang luas terlihat penuh sejak salat Isya dimulai.

Ketua DKM Masjid Agung Ats-Tsauroh, Khaeroni, mengatakan antusiasme jamaah pada malam perdana Ramadan tahun ini cukup tinggi. Ia memperkirakan jumlah jamaah yang hadir mencapai sekitar 5.000 orang.

“Dari dalam sampai ke luar penuh. Jamaah ibu-ibu juga memadati shaf yang disiapkan. Ini malam pertama dan suasananya sangat terasa,” ujarnya.

Menurutnya, kapasitas masjid yang tercatat bisa menampung sekitar 8.000 jamaah hingga area pendopo. Ia berharap pada malam-malam berikutnya jumlah jamaah terus meningkat dan masjid semakin hidup dengan berbagai kegiatan ibadah.

Khaeroni mengajak masyarakat memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah. Ia mengingatkan sepuluh hari pertama Ramadan sebagai fase penuh rahmat dan kasih sayang.

“Sebelas bulan kita berjuang untuk urusan dunia. Satu bulan ini mari kita fokus memperbanyak ibadah. Awal Ramadan adalah rahmat, penuh kasih sayang dan keberkahan bagi yang menjalankan puasa,” katanya.

Selama Ramadan, DKM menyiapkan rangkaian kegiatan rutin. Tadarus Al-Qur’an dijadwalkan setiap malam pukul 22.00 hingga 24.00 WIB. Selain itu, kultum digelar setiap hari usai salat berjamaah.

Pada 17 Ramadan mendatang, panitia juga menyiapkan peringatan Nuzulul Quran dengan menghadirkan penceramah nasional serta rangkaian doa bersama untuk jamaah dan pengurus.

Terkait parkir, Khaeroni memastikan pengaturan dilakukan lebih tertib dibanding tahun sebelumnya. Petugas parkir diarahkan untuk mengatur kendaraan di area yang telah ditentukan agar tidak mengganggu akses warga sekitar.

Sementara itu, salah seorang jamaah asal Pegantungan, Kota Serang, Maswaid, mengaku merasakan suasana berbeda pada tarawih perdana tahun ini. Ia sudah dua tahun terakhir rutin melaksanakan tarawih di Masjid Agung Ats-Tsauroh. “Lebih baik sekarang. Masjidnya lebih terang dan terasa lebih nyaman,” ujarnya.

Ia menilai jumlah jamaah pada malam pertama ini lebih banyak dibanding tahun lalu. Meski biasanya jumlah jamaah menurun setelah sepekan, Maswaid mengaku berusaha tetap istiqamah hingga akhir Ramadan. “Kalau saya insyaallah sampai tanggal 29. Kecuali kalau ada halangan,” katanya.

Tarawih perdana di Masjid Agung Ats-Tsauroh pun berlangsung khusyuk hingga selesai, menandai dimulainya rangkaian ibadah Ramadan dengan semangat kebersamaan yang kuat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....